Kinerja ENRG 2025 Melesat, Laba Bersih Tembus Rp1,54 Triliun Berkat Kenaikan Penjualan
- Jumat, 27 Februari 2026
JAKARTA - Di tengah dinamika harga minyak dan gas global yang cenderung fluktuatif, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) justru mampu menjaga momentum pertumbuhan sepanjang tahun buku 2025.
Emiten migas Grup Bakrie ini mencatatkan kinerja keuangan yang solid, baik dari sisi pendapatan maupun laba, ditopang strategi efisiensi serta investasi agresif pada aset produksi.
Berdasarkan laporan keuangan ENRG tahun buku 2025 yang telah diaudit, perseroan membukukan laba bersih US$91,53 juta atau sekitar Rp1,54 triliun (kurs Rp16.799 per dolar AS). Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus mempertegas daya tahan model bisnis perusahaan di tengah tantangan industri energi.
Baca JugaBlue Bird Siapkan 25.000 Armada untuk Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026 di Seluruh Indonesia
Penjualan Neto Tumbuh Didukung Segmen Gas Bumi
Sejalan dengan pertumbuhan laba, kinerja top line ENRG juga mengalami peningkatan. Perseroan membukukan penjualan neto US$498,13 juta, naik 6,57% secara tahunan (year on year/YoY).
Penjualan tersebut terdiri atas segmen perusahaan minyak dan gas sebesar US$472,06 juta. Perinciannya, segmen penjualan gas bumi tumbuh 10,47% YoY menjadi US$309,23 juta. Sebaliknya, penjualan minyak mentah turun 6,63% YoY menjadi US$151,01 juta. Sementara itu, under lifting dan DMO melesat 449,8% YoY menjadi US$11,82 juta.
Adapun penjualan segmen infrastruktur minyak dan gas bumi turut mencatatkan pertumbuhan 10,29% YoY menjadi US$26,05 juta. Kinerja ini menunjukkan kontribusi yang semakin seimbang dari lini bisnis pendukung, tidak hanya bertumpu pada produksi migas semata.
Pertumbuhan penjualan gas bumi menjadi salah satu pendorong utama peningkatan pendapatan perseroan. Hal ini sekaligus mencerminkan permintaan yang relatif stabil di segmen tersebut dibandingkan minyak mentah yang lebih rentan terhadap gejolak harga global.
Efisiensi Tekan Beban, Laba Bruto Melonjak
Ketika penjualan meningkat, Energi Mega Persada menerapkan efisiensi bisnis yang membuat beban pokok penjualan perseroan sepanjang 2025 turun 0,85% YoY menjadi US$316,64 juta. Langkah pengendalian biaya ini berperan penting dalam memperkuat margin keuntungan.
Alhasil, laba bruto tumbuh 22,57% menjadi US$181,48 juta. Pertumbuhan laba bruto yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan pendapatan menunjukkan perbaikan struktur biaya yang signifikan.
Dengan kinerja yang solid tersebut, di sisi bottom line ENRG mampu membukukan pertumbuhan laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih dari US$75,39 juta pada 2024 menjadi US$91,53 juta pada 2025. Angka tersebut meningkat 21,41% YoY.
Lonjakan laba bersih ini memperlihatkan bahwa strategi efisiensi yang dijalankan tidak hanya berdampak pada margin operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keuntungan bagi pemegang saham.
Struktur Neraca Menguat, Aset Tembus US$1,82 Miliar
Dari sisi neraca keuangan, ENRG membukukan total liabilitas US$999,58 juta atau tumbuh 7,93%. Liabilitas tersebut terdiri dari jangka panjang US$525,35 juta (naik 6,93% YoY), dan jangka pendek US$474,23 juta (naik 9,07% YoY).
Di sisi lain, ekuitas perseroan tumbuh 25,20% YoY menjadi US$822,74 juta. Kenaikan ekuitas yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan liabilitas menunjukkan penguatan struktur permodalan perusahaan.
Dengan demikian, aset yang dimiliki perseroan mencapai US$1,82 miliar, meningkat 15,10% YoY. Pertumbuhan aset ini mencerminkan ekspansi dan pengembangan yang tetap berjalan, sekaligus mempertegas skala usaha ENRG yang semakin besar.
Struktur neraca yang solid menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis, terutama dalam industri migas yang padat modal dan memerlukan investasi jangka panjang.
Investasi dan Strategi Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
Chief Executive Officer & Direktur Utama ENRG Syailendra S. Bakrie menambahkan sepanjang 2025 EBITDA perseroan tumbuh 11% YoY dari US$278,85 juta pada 2024 menjadi US$309,71 juta.
"Pada 2025 kami menginvestasikan lebih dari US$250 juta untuk program eksplorasi dan pengembangan di seluruh aset produksi kami. Hasilnya, kami mampu meningkatkan keandalan lapangan-lapangan kami serta memperluas kapasitas produksi aset di masa mendatang," ujarnya dalam rilis resmi.
Investasi besar tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan produksi dan memperkuat potensi pertumbuhan di masa depan. Peningkatan keandalan lapangan produksi menjadi faktor krusial dalam memastikan stabilitas output serta efisiensi operasional.
Sementara itu, Chief Financial Officer & Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto mengatakan perseroan tetap berfokus untuk memaksimalkan nilai dari aset-aset yang ada melalui efisiensi operasional, alokasi modal yang disiplin, serta pengelolaan keuangan yang prudent.
"Kami menargetkan untuk semakin memperkuat kinerja keuangan dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. Selain itu, keberhasilan penerbitan obligasi kami pada kuartal I/2026 akan menurunkan biaya pendanaan perseroan ke depan," pungkasnya.
Dengan kombinasi pertumbuhan pendapatan, pengendalian biaya, investasi terarah, serta penguatan struktur keuangan, ENRG menutup tahun buku 2025 dengan performa yang impresif. Capaian laba bersih Rp1,54 triliun menjadi bukti bahwa strategi yang dijalankan mampu menghasilkan kinerja berkelanjutan di tengah tantangan industri migas global.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Catat! Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo 27 dan 28 Februari 2026 dari Pagi sampai Malam
- Jumat, 27 Februari 2026
Jadwal Lengkap Bus DAMRI Jogja–YIA 27 Februari 2026, Cek Jam Operasional dan Tarif Terbaru
- Jumat, 27 Februari 2026
Berita Lainnya
Merdeka Gold Kirim 44,04 Kg Emas Dore Perdana ke Antam untuk Proses Pemurnian Proyek Pani
- Jumat, 27 Februari 2026
Catat! Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo 27 dan 28 Februari 2026 dari Pagi sampai Malam
- Jumat, 27 Februari 2026
Info Lengkap KA Bandara YIA Reguler dan Xpress 27 Februari 2026, Simak Jam dan Harga Tiket
- Jumat, 27 Februari 2026










