Senin, 26 Januari 2026

Dompet Dhuafa Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor Bandung Barat

Dompet Dhuafa Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor Bandung Barat
Dompet Dhuafa Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor Bandung Barat

JAKARTA - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bandung Barat meninggalkan dampak besar bagi masyarakat setempat. 

Dalam situasi darurat tersebut, kecepatan respons menjadi faktor krusial untuk menyelamatkan korban serta memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi. Sejumlah lembaga kemanusiaan pun turun tangan, termasuk Dompet Dhuafa Jawa Barat bersama Disaster Management Center (DMC), yang langsung terlibat sejak awal kejadian.

Dompet Dhuafa Jawa Barat mengambil peran aktif dalam upaya pencarian, pertolongan, dan pemenuhan kebutuhan darurat korban bencana. Fokus respons diarahkan ke wilayah terdampak paling parah, yakni Kampung Babakan RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Sejak Sabtu (24/1), tim gabungan telah berada di lokasi untuk mendukung berbagai kebutuhan penyintas di tengah kondisi cuaca yang masih tidak bersahabat.

Baca Juga

Distribusi Ribuan Vaksin DBD Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Kaltim

Respons Darurat Sejak Hari Pertama Bencana

Dalam keterangan resmi Dompet Dhuafa di Jakarta, Minggu, disebutkan bahwa respons cepat bencana banjir bandang dan tanah longsor dilakukan dengan mengerahkan sejumlah layanan darurat. Upaya tersebut meliputi pembukaan Pos Hangat, penyiagaan ambulans, serta dukungan penuh terhadap operasi pencarian dan pertolongan korban.

"Respons dilakukan dengan membuka Pos Hangat, menyiagakan ambulans, serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban," petikan keterangan Dompet Dhuafa.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan perlindungan awal bagi warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal maupun anggota keluarga. Pos Hangat menjadi pusat layanan kemanusiaan yang menyediakan kebutuhan dasar, sekaligus ruang aman bagi penyintas, relawan, dan petugas gabungan yang bertugas di lapangan.

Data Pengungsi dan Korban Terus Diperbarui

Berdasarkan laporan sementara, dampak bencana menyebabkan sedikitnya 34 kepala keluarga atau 137 jiwa harus mengungsi. Para pengungsi saat ini menempati aula dan teras Kantor Desa Pasirlangu sebagai lokasi penampungan darurat. Selain itu, sebanyak 23 warga berhasil dievakuasi dan kini menjalani perawatan medis di puskesmas serta RSUD Cibabat.

Hingga Sabtu, 24 Januari 2026 sore, tim gabungan menemukan delapan korban jiwa. Dari jumlah tersebut, enam korban telah berhasil diidentifikasi. Sementara itu, sebanyak 82 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor. Proses pencarian terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, meski dihadapkan pada kondisi medan yang berat.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana sebagai dasar percepatan penanganan di lapangan. Sejak awal kejadian, Tim Respons Dompet Dhuafa Jawa Barat juga melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat guna menyelaraskan langkah penanganan dan distribusi bantuan.

Pos Hangat dan Layanan Kemanusiaan untuk Penyintas

Salah satu bentuk respons cepat yang dinilai sangat membantu penyintas adalah pendirian layanan Pos Hangat di Kantor Desa Pasirlangu. Hingga saat ini, Pos Hangat tersebut telah melayani 175 penerima manfaat, yang terdiri atas penyintas bencana, relawan, serta petugas gabungan.

Selain Pos Hangat, Dompet Dhuafa Jawa Barat juga mendirikan tenda peleton sebagai tempat penampungan sementara bagi pengungsi. Lembaga ini turut membantu distribusi logistik yang berasal dari BNPB, menyiapkan alas tidur dan selimut, serta menyiagakan Ambulans Barzah untuk kebutuhan evakuasi medis dan pemulasaraan jenazah.

“Selain Pos Hangat, Dompet Dhuafa Jawa Barat juga mendirikan tenda peleton untuk pengungsi, membantu distribusi logistik dari BNPB, menyiapkan alas tidur dan selimut, serta menyiagakan Ambulans Barzah untuk kebutuhan evakuasi medis dan pemulasaraan jenazah,” kata Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar.

Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyintas mendapatkan perlindungan yang layak di tengah kondisi darurat dan cuaca yang belum stabil.

Kebutuhan Mendesak dan Dukungan Psikososial

Dompet Dhuafa Jawa Barat menilai masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu segera dipenuhi di lokasi bencana. Kebutuhan tersebut antara lain selimut, tikar, air minum siap konsumsi, makanan siap santap, pakaian harian baru, paket perlengkapan kebersihan dasar, sanitasi darurat, serta ketersediaan air bersih.

Selain kebutuhan fisik, layanan psikososial juga menjadi perhatian penting. Pendampingan dibutuhkan terutama bagi keluarga korban dan anak-anak yang terdampak secara emosional akibat kehilangan anggota keluarga maupun tempat tinggal. Layanan ini diharapkan dapat membantu penyintas pulih secara mental di tengah situasi sulit.

Tantangan Lapangan dan Langkah Lanjutan

Pada Minggu sore, Dompet Dhuafa Jawa Barat merencanakan sejumlah langkah lanjutan untuk memperkuat respons bencana. Rencana tersebut meliputi asesmen dan kaji data lanjutan, aktivasi Pos DMC, koordinasi dengan Basarnas Bandung, pembukaan Pos Hangat di dua titik yakni Kantor Desa Pasirlangu dan lokasi musibah, serta keterlibatan aktif dalam operasi gabungan pencarian dan pertolongan korban yang masih hilang.

Namun demikian, proses penanganan di lapangan tidak lepas dari berbagai kendala. Intensitas hujan yang masih tinggi menjadi tantangan utama, disertai akses jalan menuju lokasi bencana yang sempit dan berkelok. Kondisi tersebut berpotensi menghambat mobilitas kendaraan bantuan dan alat berat yang dibutuhkan dalam proses evakuasi.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Dompet Dhuafa Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, serta unsur relawan lainnya. Sinergi lintas pihak dinilai penting agar proses pencarian korban dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas dapat berjalan optimal selama masa tanggap darurat.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Papan Interaktif Digital Permudah Pemahaman Konsep Sains Melalui Visualisasi Pembelajaran

Papan Interaktif Digital Permudah Pemahaman Konsep Sains Melalui Visualisasi Pembelajaran

Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan bagi Pegiat Seni Korban Banjir Situbondo

Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan bagi Pegiat Seni Korban Banjir Situbondo

Rekomendasi Saham Pilihan dan Arah Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 26 Januari 2026

Rekomendasi Saham Pilihan dan Arah Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 26 Januari 2026

Distribusi Air Bersih TNI Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana di Palembayan

Distribusi Air Bersih TNI Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana di Palembayan

HPM Timah Disiapkan Menteri ESDM Demi Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Daerah

HPM Timah Disiapkan Menteri ESDM Demi Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Daerah