Kamis, 22 Januari 2026

7 Tips Memilih Tas Siaga Bencana yang Tahan Lama dan Ringan untuk Semua Usia

7 Tips Memilih Tas Siaga Bencana yang Tahan Lama dan Ringan untuk Semua Usia
7 Tips Memilih Tas Siaga Bencana yang Tahan Lama dan Ringan untuk Semua Usia

JAKARTA - Kesiapsiagaan menghadapi bencana alam tidak bisa ditunda. Dalam kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan dalam bertindak sangat menentukan keselamatan. 

Salah satu perlengkapan utama yang wajib disiapkan setiap keluarga adalah Tas Siaga Bencana (TSB). Tas ini berfungsi sebagai penyimpan kebutuhan dasar yang dapat langsung dibawa saat evakuasi.

Namun, Tas Siaga Bencana tidak bisa dipilih sembarangan. Selain harus kuat dan tahan lama, tas juga harus ringan serta mudah dibawa oleh seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga lansia. Berikut tujuh tips penting memilih Tas Siaga Bencana yang ideal agar benar-benar siap digunakan saat kondisi darurat terjadi.

Baca Juga

30 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian Menguntungkan, Yuk Cobain!

1. Pilih Bahan Tas yang Tahan Air dan Kuat

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah material tas. Tas Siaga Bencana harus terbuat dari bahan tahan air (waterproof) agar seluruh isinya tetap aman ketika terkena hujan, banjir, atau kondisi lembap. Perlindungan ini sangat penting, terutama untuk dokumen penting, obat-obatan, pakaian, serta perangkat elektronik.

Selain tahan air, bahan tas juga harus kuat dan tidak mudah sobek. Material seperti nilon balistik atau poliester dengan denier tinggi sering direkomendasikan karena mampu menahan gesekan dan beban berat. Pastikan pula jahitan tas rapi dan kokoh serta ritsleting berkualitas baik agar tas tetap awet dan dapat diandalkan dalam kondisi ekstrem.

2. Sesuaikan Ukuran dan Kapasitas dengan Kebutuhan

Ukuran Tas Siaga Bencana harus disesuaikan dengan jumlah pengguna dan durasi kebutuhan bertahan hidup. Untuk kebutuhan individu atau keluarga kecil, tas ransel berkapasitas 40–60 liter cukup ideal karena mampu menampung perlengkapan dasar selama beberapa hari.

Sementara itu, tas darurat berkapasitas 20–40 liter cocok untuk kebutuhan pribadi selama 1–3 hari atau keluarga kecil selama 1–2 hari. Tas jenis ini biasanya sudah dilengkapi dengan ruang khusus untuk P3K dan botol air. Untuk evakuasi cepat, tas daypack berkapasitas 15–35 liter bisa menjadi pilihan karena lebih ringan dan mudah dibawa.

Penting untuk tidak mengisi tas terlalu penuh hingga menjadi berat, karena hal tersebut dapat menghambat mobilitas saat evakuasi.

3. Utamakan Desain yang Ringan dan Nyaman Dibawa

Dalam situasi darurat, tas harus mendukung pergerakan cepat. Oleh karena itu, pilih tas dengan desain ergonomis dan bobot yang ringan. Tas ransel dengan tali bahu empuk dan dapat disesuaikan akan mengurangi tekanan pada bahu dan punggung.

Keberadaan tali pinggang atau tali dada juga penting untuk membantu mendistribusikan beban secara merata. Desain ini sangat membantu jika evakuasi mengharuskan berjalan kaki jarak jauh atau bergerak cepat.

Untuk anak-anak dan lansia, pilih tas berukuran lebih kecil dan ringan agar dapat dibawa sendiri tanpa kesulitan. Dengan begitu, setiap anggota keluarga bisa lebih mandiri saat evakuasi.

4. Perhatikan Aksesibilitas dan Pengaturan Isi Tas

Tas Siaga Bencana harus mudah diakses dan memiliki pengaturan internal yang baik. Pilih tas dengan beberapa kompartemen, kantong jaring, dan sekat agar barang-barang tersusun rapi dan mudah ditemukan saat dibutuhkan.

Barang penting seperti obat-obatan, senter, dokumen, dan alat komunikasi sebaiknya ditempatkan di bagian atas atau kantong luar yang mudah dijangkau. Pengaturan yang baik akan menghemat waktu dan mengurangi kepanikan saat situasi darurat.

Selain itu, simpan tas di lokasi strategis di rumah, seperti dekat pintu keluar, dan pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui letaknya.

5. Sesuaikan dengan Kebutuhan Setiap Usia dan Kondisi

Setiap anggota keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, Tas Siaga Bencana sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kondisi masing-masing. Anak-anak, lansia, ibu hamil, atau individu dengan kondisi medis tertentu memerlukan perlengkapan tambahan.

Untuk bayi dan anak kecil, siapkan popok, susu formula, perlengkapan menyusui, tisu, dan mainan kecil untuk kenyamanan. Lansia mungkin memerlukan obat rutin, alat bantu dengar beserta baterainya, atau makanan khusus.

Jika memiliki hewan peliharaan, jangan lupa menyiapkan makanan, air, dan tali pengikat. Penyesuaian ini akan memastikan seluruh anggota keluarga tetap terlindungi selama masa darurat.

6. Lakukan Pemeriksaan dan Pembaruan Secara Berkala

Tas Siaga Bencana tidak boleh hanya disiapkan sekali lalu dilupakan. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk memastikan seluruh isi tas masih layak digunakan. Makanan, air minum, obat-obatan, dan baterai memiliki masa kedaluwarsa yang harus diperhatikan.

Lakukan pengecekan minimal setiap tiga bulan sekali dan ganti barang yang sudah tidak layak. Selain itu, kebutuhan keluarga bisa berubah seiring waktu, sehingga isi tas perlu disesuaikan secara berkala.

Dengan pembaruan rutin, Tas Siaga Bencana akan selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan.

7. Tambahkan Fitur Pendukung Keamanan dan Kenyamanan

Fitur tambahan dapat meningkatkan fungsi Tas Siaga Bencana secara signifikan. Perlengkapan seperti peluit, selimut darurat, kantong tahan air, dan reflektor cahaya sangat membantu dalam kondisi darurat.

Peluit berguna untuk menarik perhatian tim penyelamat, sementara selimut darurat membantu menjaga suhu tubuh. Kantong tahan air dapat melindungi ponsel, power bank, radio portabel, serta dokumen penting.

Menambahkan daftar kontak darurat yang dilaminasi dan sedikit uang tunai juga dapat menjadi langkah bijak. Fitur-fitur kecil ini bisa memberikan dampak besar terhadap keselamatan dan kenyamanan saat bencana terjadi.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

15 Merk Termos Air Panas Stainless Terbaik Layak Dibeli Tahun 2026

15 Merk Termos Air Panas Stainless Terbaik Layak Dibeli Tahun 2026

Cara Mudah Membuat Pupuk Kandang Kotoran Ayam Didiamkan Tanpa Bau

Cara Mudah Membuat Pupuk Kandang Kotoran Ayam Didiamkan Tanpa Bau

4 Destinasi Wisata Jogja Terbaru 2026 yang Jadi Favorit Liburan Keluarga Saat Akhir Pekan

4 Destinasi Wisata Jogja Terbaru 2026 yang Jadi Favorit Liburan Keluarga Saat Akhir Pekan

Musim Liburan Tiba, Ini Tips Lengkap Agar Proses Pengajuan Visa Lebih Lancar

Musim Liburan Tiba, Ini Tips Lengkap Agar Proses Pengajuan Visa Lebih Lancar

Algoritma Reels Instagram Kini Bisa Dikendalikan, Pengguna Bebas Atur Konten Sesuai Minat

Algoritma Reels Instagram Kini Bisa Dikendalikan, Pengguna Bebas Atur Konten Sesuai Minat