Selasa, 03 Maret 2026

Stabilkan Harga Beras, Pemerintah Genjot Operasi Pasar

Stabilkan Harga Beras, Pemerintah Genjot Operasi Pasar

JAKARTA - Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga beras salah satunya dengan menggenjot operasi pasar.

Salah satunya dilakukan Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di lapangan Jambi Business Center (JBC), Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Jambi, pada Sabtu, (23/9/2023). GPM dan operasi pasar dilakukan guna menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP), khususnya komoditas beras.

“Operasi pasar ini penting dilakukan untuk menjamin harga beras Bulog di harga Rp11.000/kg. Kemarin saya ke Makasar, Papua, Lampung, sekarang ke Jambi, dan besok ke Solo. Untuk mengecek harga beras dan ketersediaan stok beras. Pemerintah melalui Kemendag bekerja sama dengan Bupati, Gubernur, Bulog, dan Bapanas untuk menstabilkan harga beras,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Baca Juga

Menteri PU Targetkan Perbaikan Jalan Nasional di Jatim Rampung H-10 Lebaran 2026

Sebagai upaya menekan kenaikan harga beras, Pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan beras SPHP dengan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat konsumen, dan melaksakanan GPM yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk menyediakan pangan dengan harga terjangkau. Selain itu, Pemerintah juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras sebesar 10 kg kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang semula dijadwalkan berlangsung Oktober menjadi September.

“Bantuan Pangan Beras akan dibagikan selama September, Oktober, dan November. Kalau APBN longgar, semoga pada Januari, Februari, dan Maret bantuan pangan akan dibagikan lagi,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Pada GPM kali ini pemerintah menyediakan 500 paket beras SPHP Bulog kemasan 5 Kg dengan harga jual di bawah HET. Selain itu terdapat 50 paket sembako dari Gubernur Jambi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Mendag Zulkifli Hasan menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok beras.

”Saat ini persediaan beras di Bulog ada 1,6 juta ton dan akan ada tambahan 400.000 ton. Stok beras banyak sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

Redaksi

Redaksi

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga BBM 3 Maret 2026 Naik di SPBU Nasional, Cek Rincian Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

Harga BBM 3 Maret 2026 Naik di SPBU Nasional, Cek Rincian Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

PIHPS Catat Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Masih Tinggi Hari Ini 3 Maret 2026

PIHPS Catat Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Masih Tinggi Hari Ini 3 Maret 2026

Rekomendasi 5 Rumah Subsidi Murah di Citeureup, Mulai Rp148 Jutaan Dekat Tol Jagorawi

Rekomendasi 5 Rumah Subsidi Murah di Citeureup, Mulai Rp148 Jutaan Dekat Tol Jagorawi

Mahindra Scorpio Pickup Jadi Andalan Operasional KDKMP 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Mahindra Scorpio Pickup Jadi Andalan Operasional KDKMP 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Produksi CPO Nasional Dipastikan Aman, Pasokan Minyak Goreng Lebaran 2026 Terjaga

Produksi CPO Nasional Dipastikan Aman, Pasokan Minyak Goreng Lebaran 2026 Terjaga