Kamis, 15 Januari 2026

Januari-Oktober 2025, KAI Temukan 11.670 Barang Senilai Rp12,88 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru

Januari-Oktober 2025, KAI Temukan 11.670 Barang Senilai Rp12,88 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru
Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Jakarta, 19 November 2025 - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812 pada periode Januari-Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 3.819 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, dan perhiasan. Data ini menunjukkan tingginya mobilitas pelanggan dan pentingnya menjaga barang bawaan, terutama menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

“KAI meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Anne.

Baca Juga

INKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal

Pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian.

Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Menjelang masa angkutan Nataru, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Anne.

Redaksi

Redaksi

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Kia Siapkan Strategi Baru Untuk Perkuat Posisi Bisnis Otomotif Indonesia

Kia Siapkan Strategi Baru Untuk Perkuat Posisi Bisnis Otomotif Indonesia

Produksi Emas BRMS Diprediksi Naik Signifikan Sepanjang Tahun 2026

Produksi Emas BRMS Diprediksi Naik Signifikan Sepanjang Tahun 2026

Bukan Sekadar Pembangkit Listrik Hijau, PLTA Sipansihaporas Cegah Banjir Kayu saat Bencana Sumatra

Bukan Sekadar Pembangkit Listrik Hijau, PLTA Sipansihaporas Cegah Banjir Kayu saat Bencana Sumatra

Mandiri Micro Fest 2025 Dorong Pelaku Mikro Naik Kelas, Transaksi Digital Melonjak 45%

Mandiri Micro Fest 2025 Dorong Pelaku Mikro Naik Kelas, Transaksi Digital Melonjak 45%