Mentan Amran Sampaikan Apresiasi Kepada Pahlawan Pertanian Masa Kini
- Selasa, 11 November 2025
JAKARTA - Ketahanan pangan menjadi isu strategis bagi Indonesia di tengah tantangan global.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa para pelaku di sektor pertanian, mulai dari petani, penyuluh, hingga inovator teknologi pertanian, adalah pahlawan masa kini yang berperan penting menjaga kedaulatan pangan nasional.
Menurut Amran, kepahlawanan tidak lagi terbatas pada keberanian di medan perang, melainkan perjuangan nyata dalam membangun bangsa melalui sektor strategis.
Baca Juga
Apresiasi Kepada Alumni ITS dan Inovator Pertanian
Saat menjadi keynote speaker di Reuni Akbar Alumni ITS di Graha ITS, Surabaya, Minggu, 9 November 2025, Amran meminta alumni yang bergerak di bidang pertanian untuk mengangkat tangan. Ternyata, sekitar tujuh orang hadir dan aktif mengembangkan inovasi teknologi pertanian, meski bukan berlatar pendidikan pertanian. Mentan menegaskan, inovator ini termasuk pahlawan pertanian, sama seperti petani dan penyuluh yang bekerja tanpa lelah di lapangan.
Inovasi dan Mekanisasi Sebagai Kunci Ketahanan Pangan
Amran menekankan pentingnya mekanisasi dan penerapan teknologi modern agar Indonesia mencapai swasembada pangan serta menjadi lumbung pangan dunia, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemberian makna pahlawan yang lebih luas juga bertujuan mendorong semangat berinovasi dan berkarya di sektor pertanian.
Tantangan Pangan Global yang Semakin Kompleks
Mentan Amran menyoroti kondisi pangan global yang menghadapi tantangan serius. Berdasarkan data World Food Programme (WFP) 2024, lebih dari 295 juta orang di 53 negara mengalami krisis pangan akut. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, ketika sekitar 2,33 miliar orang mengalami food insecurity moderat hingga parah. Dalam konteks ini, Presiden Prabowo memerintahkan Amran untuk bekerja maksimal agar Indonesia tetap berdaulat pangan.
Capaian Nyata Produksi Pangan Nasional
Kedaulatan pangan menjadi prioritas agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada impor. Upaya ini membuahkan hasil nyata. Sepanjang Januari–Desember 2025, produksi beras nasional mencapai 34,77 juta ton, meningkat 4,14 juta ton atau 13,54 persen dibanding periode sebelumnya. Hingga akhir Oktober 2025, cadangan beras pemerintah tercatat mencapai 3,9 juta ton. Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pertanian dan sinergi lintas instansi tanpa ego sektoral.
Peran Petani dan Penyuluh di Lapangan
Amran menyoroti peran petani dan penyuluh yang menjadi ujung tombak dalam memastikan distribusi pangan lancar dan tepat sasaran. Mereka menjaga keseimbangan pasokan di berbagai daerah, memastikan ketersediaan pangan, dan mendukung stabilitas harga di pasar.
Kolaborasi Dengan Swasta dan Alumni
Amran menekankan pentingnya kolaborasi dengan alumni dan pihak swasta untuk mendorong inovasi pertanian. Inovasi mencakup mekanisasi, pengembangan varietas unggul, serta teknologi digital yang mempermudah proses pertanian dan distribusi hasil produksi. Dengan pendekatan ini, produktivitas meningkat sekaligus kualitas produk pertanian tetap terjaga.
Dorongan Bagi Generasi Muda untuk Terjun ke Pertanian
Mentan Amran mengapresiasi alumni ITS yang kembali berkontribusi di sektor pertanian. Kehadiran mereka memperkuat inovasi dan memicu adopsi teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian nasional. Pengakuan terhadap pahlawan pertanian ini diharapkan mendorong lebih banyak generasi muda berkarier di sektor pertanian.
Kedaulatan Pangan Sebagai Prioritas Nasional
Dengan visi yang jelas, dukungan teknologi, dan kolaborasi lintas pihak, Amran yakin Indonesia mampu menjaga ketahanan pangan, meningkatkan produksi, dan memperkuat kedaulatan pangan. Menurutnya, kerja keras ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat yang peduli pada masa depan pangan Indonesia.
Pahlawan Pertanian Masa Kini
“Pahlawan pertanian adalah mereka yang bekerja nyata di lapangan maupun melalui inovasi teknologi. Mereka memastikan Indonesia tetap kuat menghadapi tantangan pangan global. Mari kita dukung dan rayakan perjuangan mereka,” tutup Mentan Amran, menegaskan bahwa kontribusi di bidang pertanian sama pentingnya dengan pahlawan tradisional dalam menjaga keberlangsungan bangsa.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Mendagri Fokuskan Strategi Pemulihan Terukur Pascabencana Sumatera Barat Berkelanjutan
- Kamis, 15 Januari 2026
Gibran Optimistis Pariwisata Bisa Menjadi Penggerak Perekonomian Nasional
- Selasa, 13 Januari 2026
Terpopuler
1.
7 Cara Menyimpan Nasi Matang Agar Tetap Pulen Tanpa Rice Cooker
- 15 Januari 2026
2.
3.
4.
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas
- 15 Januari 2026










