JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat pagi dibuka dengan penguatan 9,52 poin atau 0,11 persen ke level 8.346,58.
Pembukaan ini menandai tren positif di awal pekan terakhir sebelum akhir pekan, menunjukkan sentimen investor yang tetap optimis di tengah kondisi pasar global yang fluktuatif.
Indeks LQ45 Tunjukkan Pergerakan Positif
Baca JugaTabel Angsuran KUR BRI 2026 Lengkap, Persyaratan dan Dokumen Penting
Selain IHSG, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga mencatat kenaikan 0,40 poin atau 0,05 persen ke posisi 848,05. Kenaikan ini menunjukkan bahwa saham-saham blue chip masih menjadi pilihan investor untuk mengamankan portofolio mereka, meskipun tekanan dari sektor tertentu masih ada.
Faktor Pendorong Penguatan IHSG
Penguatan awal IHSG dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain arus masuk modal asing yang stabil, optimisme terhadap kinerja korporasi, serta sentimen positif dari pasar global. Investor domestik tampaknya lebih selektif memilih saham yang fundamentalnya kuat, terutama di sektor keuangan, energi, dan teknologi.
Sektor Saham yang Bergerak Positif
Sejumlah sektor menunjukkan penguatan pada perdagangan pagi ini. Sektor keuangan menjadi salah satu penggerak utama IHSG, didorong oleh prospek laba perbankan yang optimis dan sentimen positif dari kebijakan moneter. Selain itu, sektor energi dan industri juga turut mendukung pergerakan indeks dengan kenaikan harga saham emiten unggulan.
Strategi Investor di Tengah Fluktuasi Pasar
Meskipun IHSG dan LQ45 menguat, para analis menilai investor tetap perlu berhati-hati. Volatilitas pasar global, ketidakpastian ekonomi internasional, serta potensi perubahan kebijakan pemerintah menjadi faktor yang bisa mempengaruhi arah pergerakan indeks sepanjang hari. Investor disarankan untuk memantau saham-saham dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi agar risiko dapat diminimalkan.
Prospek IHSG Menjelang Penutupan Pekan
Dengan pembukaan positif ini, analis memperkirakan IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan ringan sepanjang perdagangan Jumat, terutama jika sentimen global tetap mendukung. Namun, tekanan jual dari investor asing maupun koreksi teknikal bisa membatasi kenaikan. Strategi diversifikasi portofolio tetap menjadi kunci bagi investor untuk menghadapi fluktuasi pasar.
Pembukaan IHSG yang menguat 9,52 poin menjadi sinyal awal positif bagi pasar modal Indonesia pada Jumat pagi. Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan faktor risiko dan tetap memilih saham dengan prospek fundamental yang solid. Indeks LQ45 yang juga menguat menegaskan bahwa saham unggulan masih menjadi primadona bagi investor yang mengincar kestabilan dan potensi imbal hasil jangka menengah.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Prediksi IHSG Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham Pilihan 13 Januari 2026
- Selasa, 13 Januari 2026
Terpopuler
1.
7 Cara Menyimpan Nasi Matang Agar Tetap Pulen Tanpa Rice Cooker
- 15 Januari 2026
2.
3.
4.
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas
- 15 Januari 2026













