Hutama Karya Bukukan Pendapatan 12 Triliun di Semester I/2023
- Selasa, 12 September 2023
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya membukukan pendapatan senilai Rp12,48 triliun pada semester I/2023. Capaian tersebut meningkat 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan semester pertama tahun ini, total aset perusahaan pelat merah tersebut mengalami kenaikan sebesar 14,6 persen menjadi Rp146,58 triliun year-on-year (YoY).
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Hutama Karya Eka Setya Adrianto mengatakan, perseroan meraup laba bersih senilai Rp33,73 miliar atau lebih baik jika dibandingkan periode Juni 2022 yang masih membukukan rugi Rp660 miliar.
Baca JugaMahindra Scorpio Pickup Jadi Andalan Operasional KDKMP 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya
"Berdasarkan laporan keuangan unaudited, selain mencetak laba bersih pada semester I/2023, Hutama Karya juga mencatatkan pertumbuhan pada pendapatan, EBITDA, hingga aset perusahaan," kata Adri melalui keterangan resminya, Selasa (8/8/2023).
Adapun, penyumbang pendapatan terbesar, yakni sektor jasa konstruksi jalan tol sebesar Rp8,16 triliun. Menurutnya, pencapaian tersebut didukung oleh kontribusi pertumbuhan trafik di ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS).
Hutama Karya juga membukukan realisasi pada EBITDA sebesar Rp1,97 triliun atau mengalami kenaikan 38 persen dari target semester I/2023 sebesar Rp1,42 triliun.
“Selain itu, Hutama Karya juga berhasil mencatat pertumbuhan ekuitas sebesar 59 persen yoy atau sebesar Rp85,91 triliun," ujarnya.
Di sisi lain, terjadi penurunan sebesar 18 persen yoy pada liabilitas perusahaan, yang kini mencapai Rp13,13 triliun. Kenaikan ekuitas ini dapat dijelaskan oleh dua faktor utama.
Pertama, pada akhir tahun 2022, perusahaan berhasil menerima penyertaan modal negara (PMN) yang berkontribusi pada peningkatan ekuitas.
Kedua, pencapaian laba bersih yang berhasil dibukukan pada Juni 2023, menunjukkan perbaikan signifikan dari periode Juni 2022 yang masih mengalami kerugian.
Keberhasilan Hutama Karya dalam meningkatkan ekuitas dan mengurangi liabilitasnya menandakan kinerja yang positif dan keberlanjutan perusahaan dalam mengelola keuangan dengan baik.
"Hal ini mencerminkan upaya perusahaan dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan serta kemampuannya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan industri," terangnya.
Pencapaian ini juga tak lepas dari transformasi dan perbaikan keuangan, salah satunya melalui penyelesaian kerjasama investasi dengan INA untuk pengelolaan dua ruas JTTS, yakni Tol Medan – Binjai dan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar.
Redaksi
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Harga Perak Hari Ini 3 Maret 2026 Anjlok Rp2.900, Kini Bertahan di Rp56.200 per Gram
- Selasa, 03 Maret 2026
BPJPH Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional pada 2026, Target Lebih Global
- Selasa, 03 Maret 2026
Mahindra Scorpio Pickup Jadi Andalan Operasional KDKMP 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
Produksi CPO Nasional Dipastikan Aman, Pasokan Minyak Goreng Lebaran 2026 Terjaga
- Selasa, 03 Maret 2026
Kemenhub Tutup Sementara Penyeberangan Bali Saat Nyepi 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
Berita Lainnya
Kemenhub Tutup Sementara Penyeberangan Bali Saat Nyepi 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
PMI Manufaktur Indonesia Februari 2026 Tembus 53,8, Tertinggi dalam 23 Bulan
- Selasa, 03 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026, Diskon Tarif Tol 30 Persen Berlaku di 29 Ruas, Cek Daftar Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
Mazda Kembangkan MX-5 Generasi Baru, Opsi Elektrifikasi Dipertimbangkan Serius
- Senin, 02 Maret 2026
BMW Motorrad Luncurkan F900 R dan F900 XR Edisi Khusus Eksklusif untuk Pasar Prancis
- Senin, 02 Maret 2026


.jpg)









.jpg)