Jutaan UMKM Jabar Belum Daftarkan HKI
- Jumat, 08 September 2023
JAKARTA - Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM banyak yang tak didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Di Jawa Barat saja, terdapat 6 juta UMKM yang belum mengurus HKI tersebut.
Direktur Jenderal Kekayan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, Min Usihen mengajak lebih dari 6 juta usaha mikro kecil menengah di Jawa Barat untuk mendaftarkan kekayaan intelektualnya.
Menurutnya, pelindungan kekayaan intelektual sangat penting untuk menjamin keamanan berbisnis di era digital seperti ini.
Baca JugaMahindra Scorpio Pickup Jadi Andalan Operasional KDKMP 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya
“Pada 2021, jumlah UMKM di Jawa Barat mencapai lebih dari 6 juta UMKM, sementara pada tahun 2022 wilayah Jabar mendaftarkan maupun mencatatkan kekayaan intelektual paling banyak di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Pekerjaan rumahnya sekarang adalah seberapa banyak dari UMKM itu yang telah mendaftarkan kekayaan intelektualnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (6/8/2023).
Min mengungkapkan ekosistem kekayaan intelektual dimulai dari penciptaan. "Selanjutnya, kita sebagai pemerintah dan pemangku kepentingan kekayaan intelektual harus ajak UMKM untuk melindunginya secara legal, kemudian kita bantu bersama-sama untuk mengkomersialkannya sehingga UMKM dapat merasakan manfaat ekonominya di era digital,” ungkapnya.
Dia juga mengatakan bahwa potensi kekayaan intelektual Jawa Barat masih sangat tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik triwulan I Tahun 2023, Provinsi Jawa Barat menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen.
Terdapat empat lapangan usaha dengan daya serap tenaga kerja tinggi di Jawa Barat yaitu perdagangan (21,84 persen), industri pengolahan (17,98 persen), pertanian (17,79 persen), dan akomodasi makan dan minuman (9,89 persen).
Belum lagi, Jabar juga telah mendaftarkan Indikasi Geografis seperti Kopi arabika Jawa Sukapura Tasikmalaya, Batik Tulis Complongan Indramayu, Teh Java Preanger, Beras Pandanwangi Cianjur, dan lainnya. Selain itu, Jawa Barat telah mendaftarkan 8,813 merek, 112 paten, 177 paten sederhana, 294 desain industri, 10,449 hak cipta dan 10 indikasi geografis sampai saat ini. Menurut Min dengan banyaknya kekayaan intelektual tersebut, Jawa Barat berpotensi memacu pertumbuhan pariwisata.
“Jawa Barat masih bisa mengembangkan potensi pariwisatanya dengan mengembangkan kekayaan intelektual baik itu yang bersifat individual maupun komunalnya,” tutur Min.
Redaksi
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Harga Perak Hari Ini 3 Maret 2026 Anjlok Rp2.900, Kini Bertahan di Rp56.200 per Gram
- Selasa, 03 Maret 2026
BPJPH Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional pada 2026, Target Lebih Global
- Selasa, 03 Maret 2026
Mahindra Scorpio Pickup Jadi Andalan Operasional KDKMP 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
Produksi CPO Nasional Dipastikan Aman, Pasokan Minyak Goreng Lebaran 2026 Terjaga
- Selasa, 03 Maret 2026
Kemenhub Tutup Sementara Penyeberangan Bali Saat Nyepi 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
Berita Lainnya
Kemenhub Tutup Sementara Penyeberangan Bali Saat Nyepi 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
PMI Manufaktur Indonesia Februari 2026 Tembus 53,8, Tertinggi dalam 23 Bulan
- Selasa, 03 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026, Diskon Tarif Tol 30 Persen Berlaku di 29 Ruas, Cek Daftar Lengkapnya
- Selasa, 03 Maret 2026
Mazda Kembangkan MX-5 Generasi Baru, Opsi Elektrifikasi Dipertimbangkan Serius
- Senin, 02 Maret 2026
BMW Motorrad Luncurkan F900 R dan F900 XR Edisi Khusus Eksklusif untuk Pasar Prancis
- Senin, 02 Maret 2026


.jpg)









.jpg)