Temuan Cadangan Migas Baru Didominasi Gas Alam, Peningkatan Lifting Migas Diprediksi Capai Target 2024
- Senin, 02 Desember 2024
JAKARTA – SKK Migas optimis lifting migas tahun depan akan melebihi target berkat peningkatan suplai gas dan penemuan cadangan baru yang didominasi oleh gas alam.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D. Suryodipuro, mengungkapkan bahwa penemuan cadangan baru lebih banyak terfokus pada gas. “Penemuan cadangan migas baru dalam beberapa tahun terakhir lebih kepada gas dominated. Paling kentara dari tiga penemuan terakhir di akhir tahun 2023 dan awal,” ujarnya pada acara media engagement Medco Energi di Jakarta,.
Penemuan signifikan tersebut meliputi Geng North, Layaran, dan Tangkulo. Hudi menjelaskan bahwa proyek Geng North memiliki potensi besar dan diharapkan segera dioptimalisasi. “Hopefully kalau ini berhasil maka it would be single largest gas discovery yang berhasil kita konversikan dari discovery menjadi project dengan kurun waktu yang sangat cepat. Hopefully in about 4 years, targetnya sekitar tahun 2027,” tambahnya.
Baca Juga
Sumur eksplorasi Geng North di Wilayah Kerja North Ganal ini mengandung cadangan gas dengan estimasi awal 5 triliun kaki kubik (TCF) dan kondensat sebanyak 400 MBBLS. Temuan ini dilaporkan oleh perusahaan migas asal Italia, ENI, pada Oktober 2023.
Target lifting migas dianggap bukan perkara mudah. Menurut Hudi, meski persentase bauran migas akan berkurang seiring meningkatnya Energi Baru Terbarukan (EBT), volume industri hulu migas tetap diproyeksikan meningkat signifikan. “Dari sisi bauran energi yang sudah dikeluarkan Dewan Energi Nasional, akan ada switch. Dari yang tadinya oil dominated akan menjadi more gas dominated,” jelasnya.
Sementara itu, Director & Chief Administrative Officer Medco Energi, Amri Siahaan, mengonfirmasi bahwa permintaan energi akan terus tumbuh, terutama di Asia Tenggara. “Grafiknya menuju ke eksponensial, begitu cepat pertumbuhannya. Energi apa saja yang diproduksi akan diambil, diserap oleh pasar,” ucapnya.
Medco Power berkomitmen mendukung pengurangan ketergantungan pada energi fosil dengan menyediakan energi rendah karbon. Chief Financial Officer Medco Power, Myrta Sri Utami, menyebut peluang pengembangan energi terbarukan di Indonesia sangat besar dalam waktu dekat. “Medco Power berkontribusi dengan menyediakan energi rendah karbon melalui berbagai proyek pengembangan baru,” pungkas Myrta.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Mendagri Fokuskan Strategi Pemulihan Terukur Pascabencana Sumatera Barat Berkelanjutan
- Kamis, 15 Januari 2026
Gibran Optimistis Pariwisata Bisa Menjadi Penggerak Perekonomian Nasional
- Selasa, 13 Januari 2026










