Strategi Baru Sinergi TNI AD dan Subholding Gas PGN untuk Ketahanan Energi Nasional 2024
- Kamis, 05 Desember 2024
BOGOR - Kolaborasi strategis antara TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendapat sorotan utama setelah digelarnya kegiatan "Analisa Evaluasi dan Pembahasan Petunjuk Teknis Pedoman Kerja Subholding Gas Tahun 2024" di Bogor. Dihadiri oleh Penjabat Sementara (Pgs) Komandan Kodim (Dandim) 0320/Dumai, Letkol Arh Muliyadi S.I.P., acara ini menjadi landasan baru dalam menyusun strategi kerja sama yang lebih kuat dan berkelanjutan untuk tahun mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arh Muliyadi menegaskan pentingnya sinergi antara kedua instansi demi mendukung ketahanan energi nasional yang menjadi prioritas utama. "Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana TNI-AD dan PGN berkomitmen untuk menciptakan kerja sama yang efektif demi mendukung ketahanan energi di Indonesia," ujar Letkol Muliyadi. Pernyataan ini menegaskan dedikasi bersama untuk mengatasi tantangan yang ada dalam sektor energi melalui kolaborasi yang strategis dan terukur.
Acara ini tidak hanya berfokus pada evaluasi dari pedoman kerja sebelumnya, tetapi juga berusaha untuk memformulasikan langkah-langkah strategis yang lebih tepat guna menghadapi tantangan masa depan. "Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana pelaksanaan pedoman kerja yang telah diterapkan selama ini, serta merumuskan langkah-langkah ke depan," tambah Letkol Muliyadi, menandaskan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi kebutuhan serta menyusun rencana yang lebih baik ke depannya.
Lebih dari sekadar evaluasi, pertemuan penting ini juga memahami berbagai aspek teknis yang akan menjadi panduan dalam pelaksanaan kerja sama di tahun 2025. Letkol Muliyadi menyatakan bahwa pembahasan ini harus dilakukan secara komprehensif untuk memastikan manfaat nyata bagi semua pihak yang terlibat. "Pedoman teknis ini akan menjadi landasan kuat dalam menjalin kemitraan yang lebih terarah dan berkelanjutan," katanya, menunjukkan betapa pentingnya panduan yang jelas dan terstruktur untuk memastikan keberlangsungan kemitraan antara TNI AD dan Subholding Gas.
Selain itu, salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah peran strategis TNI-AD dalam mendukung pengelolaan serta menjaga stabilitas di sektor energi. Menurut Letkol Muliyadi, TNI-AD berperan penting dalam memastikan keamanan infrastruktur energi di berbagai wilayah. "Tugas kami adalah memastikan bahwa semua aspek pengelolaan energi berjalan aman dan lancar," tegasnya, menggarisbawahi kepentingan stabilitas yang harus dijaga oleh semua pihak demi ketahanan energi negara.
Tidak hanya berhenti di sini, Letkol Muliyadi juga menekankan optimisme dalam meningkatkan kerja sama antara Subholding Gas dan TNI-AD melalui inovasi dan komunikasi yang baik. "Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang solid, tantangan apa pun dapat diatasi bersama," tutupnya dengan rasa percaya diri. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan yang kuat bahwa melalui inovasi dan kooperasi yang mutualistik, segala tantangan dalam sektor energi dapat dihadapi dengan efektif.
Dalam konteks ini, sinergi antara TNI-AD dan PGN tidak hanya menjadi solusi untuk menghadapi isu energi saat ini, tetapi juga sebagai model kemitraan bagi sektor lainnya. Pertemuan ini membuka ruang bagi lebih banyak diskusi dan kerjasama yang dapat memperkuat fondasi energi nasional, selaras dengan visi Indonesia untuk mencapai kemandirian energi yang berkelanjutan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat menjadi katalis peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam setiap langkah operasional di sektor energi ke depannya, menyongsong tahun 2024 dengan optimisme dan kesiapan yang matang.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Mendagri Fokuskan Strategi Pemulihan Terukur Pascabencana Sumatera Barat Berkelanjutan
- Kamis, 15 Januari 2026
Gibran Optimistis Pariwisata Bisa Menjadi Penggerak Perekonomian Nasional
- Selasa, 13 Januari 2026
Terpopuler
1.
7 Cara Menyimpan Nasi Matang Agar Tetap Pulen Tanpa Rice Cooker
- 15 Januari 2026
2.
3.
4.
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas
- 15 Januari 2026










