Perkuat Portofolio Hijau, PT SMI Danai PLTS Grup Indika Energy
JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mempertebal komitmen pendanaan hijau dalam rangka akselerasi transisi energi nasional.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan ini resmi menyalurkan pembiayaan syariah senilai Rp950 miliar kepada dua anak usaha Grup Indika Energy, yaitu PT Indika Empat Mitra Surya (IEMS) dan PT Empat Mitra Indika Cahaya (EMIC).
Alokasi dana tersebut ditujukan khusus untuk mendukung pengembangan dan instalasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai lokasi strategis di Indonesia, dengan membidik segmen komersial dan industri (Commercial & Industrial/C&I).
Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani, memaparkan bahwa struktur pendanaan ini menggunakan skema Line Facility Musyarakah Mutanaqisah (MMq) untuk aktivitas refinancing syariah atas proyek PLTS yang disewakan kepada mitra.
“Instrumen pembiayaan syariah dapat menjadi solusi yang kompetitif untuk mempercepat adopsi PLTS pada segmen pasar komersial dan industri yang pertumbuhannya semakin pesat,” ujar Sylvi dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (10/6/2026).
Kolaborasi ini memperkokoh portofolio pembiayaan hijau PT SMI di sektor infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan (EBT). Direktur PT IEMS dan PT EMIC, Yovie Priadi, menilai kucuran likuiditas dari PT SMI menjadi landasan krusial bagi akselerasi ekspansi portofolio solar panel Grup Indika Energy melalui skema tanpa modal awal (zero upfront capex) bagi pengguna.
“Dukungan pembiayaan PT SMI akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam memperluas layanan PLTS tanpa investasi awal bagi pelanggan. Sehingga, semakin banyak pelaku industri dapat beralih ke energi bersih dengan lebih cepat dan efisien,” kata Yovie.
Aliansi strategis ini mempertegas peran PT SMI sebagai manajer platform nasional Energy Transition Mechanism (ETM). Hingga Maret 2026, PT SMI telah menyalurkan total akumulasi pembiayaan mencapai Rp27,6 triliun untuk berbagai proyek energi terbarukan di tanah air.
Penandatanganan perjanjian pembiayaan ini telah diselesaikan oleh Sylvi J. Gani dan Yovie Priadi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Jakarta.