Vietnam Luncurkan NBCAP untuk Optimalkan Potensi Karbon Biru Nasional

Vietnam meluncurkan NBCAP untuk mengoptimalkan potensi karbon biru nasional sejak awal 2026. (Sumber Foto: NET)
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:41:45 WIB

VIETNAM - Sejak awal 2026, Vietnam telah menginisiasi National Blue Carbon Action Partnership (NBCAP) yang berhasil menyatukan lebih dari 350 organisasi, pakar, badan pengatur, pelaku bisnis, dan mitra pembangunan. 

Program ini dirancang dengan model kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan mekanisme penghubung sumber daya yang lebih kuat.

Kepemimpinan NBCAP terdiri dari perwakilan Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup, UNDP, World Economic Forum (WEF), Kedutaan Besar Inggris, serta para ahli di bidang iklim dan konservasi laut. 

Menurut UNDP, pendekatan ini memastikan pengambilan keputusan terkait karbon biru berpijak pada koordinasi kebijakan, sains, keuangan, dan implementasi lapangan.

Wakil Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup, Le Cong Thanh, menyatakan bahwa platform ini berfungsi untuk mengoordinasikan kebijakan, berbagi pengetahuan, memobilisasi sumber daya, serta mempromosikan aksi karbon hijau. Langkah ini menjadi krusial di tengah ancaman perubahan iklim bagi wilayah pesisir Vietnam.

"Ekosistem karbon biru tidak hanya memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyimpan karbon dengan efisiensi tinggi, tetapi juga bertindak sebagai perisai alami, membantu mengurangi risiko bencana alam, melindungi garis pantai, menjaga keanekaragaman hayati, dan menciptakan mata pencaharian berkelanjutan bagi masyarakat setempat," tegas Bapak Thanh.

Bagi Vietnam, perlindungan ekosistem ini merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi kelautan, peningkatan ketahanan iklim, serta pemenuhan komitmen internasional. Meski potensi karbon biru sudah disadari, tantangan utamanya adalah mengubah keunggulan alam tersebut menjadi proyek dan investasi yang nyata.

Duta Besar Inggris untuk Vietnam, Iain Frew, menjelaskan bahwa ekosistem pesisir dan lahan basah Vietnam mampu menyerap karbon dua hingga empat kali lebih efektif dibandingkan hutan darat. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya pengakuan atas ekosistem ini sebagai sumber daya strategis.

Meskipun pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan seperti Program Perlindungan Hutan Pesisir dan Strategi Nasional Keanekaragaman Hayati, Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup mencatat bahwa inisiatif karbon biru saat ini masih tersebar dan terkendala kesenjangan pendanaan serta koordinasi sektor. 

NBCAP hadir sebagai solusi untuk mengatasi hambatan tersebut melalui Kelompok Kerja Implementasi yang akan memfokuskan diri pada kebijakan, keuangan hijau, dan kemitraan publik-swasta.

Perwakilan UNDP di Vietnam, Ibu Ramla Khalidi, menegaskan bahwa perubahan potensi menjadi tata kelola efektif adalah kunci. NBCAP dirancang untuk menyelesaikan masalah interdisipliner yang tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja.

"Komposisi kepemimpinan NBCAP yang beragam mencerminkan pendekatan kolaboratif dan multi-pemangku kepentingan sejak awal, karena keberhasilan dalam keberlanjutan karbon tidak dapat berasal dari satu lembaga atau proyek saja," ujar Ibu Ramla.

Saat ini, UNDP berperan sebagai sekretariat yang menghubungkan kebijakan dan keahlian teknis. Sementara itu, pemerintah Inggris terus memberikan dukungan melalui Dana Planet Biru untuk memfasilitasi peningkatan skala solusi di lapangan. 

Dengan mekanisme koordinasi yang solid, NBCAP diharapkan menjadi jembatan bagi Vietnam untuk mewujudkan ekonomi kelautan yang selaras dengan komitmen emisi nol bersih.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo