SINI Siapkan Rights Issue Rp3,6 T untuk Akuisisi Tambang PTRO

Senin, 25 Mei 2026 | 20:58:58 WIB
SINI Mau Rights Issue dan Akuisisi Tambang Batu Bara PTRO Senilai Rp1,73 Triliun. (idxchannel.com)

JAKARTA – PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) berencana melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) guna mendanai akuisisi perusahaan tambang milik PT Petrosea Tbk. (PTRO).

Berdasarkan keterbukaan informasi, SINI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 721,5 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Dengan asumsi harga pelaksanaan Rp5.000 per saham, perseroan berpeluang mengumpulkan dana hingga Rp3,6 triliun. 

Direktur Utama SINI, Amir Antolis, menyatakan bahwa dana hasil rights issue tersebut akan difokuskan untuk mendanai ekspansi melalui pengambilalihan PT Karya Mineral Sentosa (KMS) dari PTRO.

“Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan PMHMETD akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi keuangan, terutama dalam memperkuat struktur permodalan melalui peningkatan posisi ekuitas,” ujar Amir dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (25/5/2026).

Dalam transaksi tersebut, SINI bakal mengakuisisi 507,38 juta saham KMS, atau setara 99,995% kepemilikan, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,73 triliun. 

Perseroan menyatakan bahwa transaksi ini masuk kategori material karena nilainya mencapai 110,27% dari total aset SINI, serta termasuk transaksi afiliasi karena PTRO merupakan pihak afiliasi dari pengendali perseroan. 

Meski demikian, SINI memastikan transaksi tersebut tidak tergolong sebagai benturan kepentingan sesuai regulasi POJK No. 42/2020.

Selain untuk akuisisi, dana rights issue juga digunakan untuk melunasi utang lebih awal kepada BNI dan Bank Mandiri dengan nilai total Rp900 miliar. 

Aksi korporasi ini diproyeksikan memperbaiki struktur permodalan, di mana posisi ekuitas perseroan diharapkan berbalik dari negatif Rp687,41 miliar menjadi positif Rp1,53 triliun. 

“Pelaksanaan ini juga diproyeksikan menciptakan efisiensi keuangan melalui pelunasan sebagian pokok pinjaman bank yang akan menurunkan beban bunga dan meningkatkan laba bersih,” ujar Amir.

SINI dijadwalkan meminta persetujuan pemegang saham melalui RUPS pada 26 Mei 2026 sebelum menyampaikan pernyataan pendaftaran ke OJK. 

Di sisi lain, PTRO saat ini masih dalam proses meminta persetujuan dari sejumlah kreditur perbankan terkait rencana pelepasan saham KMS tersebut.

Terkini