Pengalaman Mahasiswa Teknik Tinjau Langsung Operasional PHE ONWJ

Ilustrasi Mahasiswa Teknik. (Sumber Foto:NET)
Senin, 11 Mei 2026 | 11:44:44 WIB

JAKARTA - Sebanyak 23 mahasiswa teknik yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia mendapatkan kesempatan berharga untuk melihat secara langsung kegiatan operasional industri hulu migas di instalasi milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Kegiatan kunjungan lapangan ini diselenggarakan di Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang, Jakarta, pada Selasa (5/5), sebagai salah satu rangkaian dari agenda Pipeline Design Competition (PDC) dalam Mechanical Festival (M-Fest) 2026 yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Mesin Institut Teknologi Bandung.

Di area fasilitas energi yang merupakan salah satu titik vital distribusi gas bumi nasional tersebut, para semifinalis PDC tidak hanya mendengarkan paparan teori, tetapi juga mengamati langsung cara kerja sistem perpipaan migas di lapangan — mulai dari manajemen aliran gas hingga penerapan standar keselamatan pada industri berisiko tinggi.

Ketua Pelaksana M-Fest 2026, Rafi Akbar Maulana, memaparkan bahwa pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi seluruh peserta mengenai kenyataan dunia kerja di sektor energi.

“Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan sangat berharga terkait proses operasi fasilitas produksi serta implementasi sistem perpipaan di industri migas secara nyata,” ujar Rafi dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan diawali dengan pemaparan teknis mengenai rentang wilayah kerja serta aktivitas operasional hulu migas di PHE ONWJ. Para mahasiswa diberikan edukasi mengenai fungsi strategis ORF Muara Karang sebagai instalasi penerima di daratan yang mengelola arus gas bumi dengan mengedepankan prinsip keamanan, keandalan, dan efisiensi.

Setelah sesi teori berakhir, para peserta diarahkan untuk melakukan peninjauan langsung ke area jaringan pipa energi. Dengan memakai perlengkapan keselamatan yang lengkap, mereka mempelajari metode perancangan, pemasangan, hingga pemeliharaan fasilitas perpipaan yang diterapkan dalam praktik industri yang sebenarnya.

Head of Communication, Relations, CID & CSR PHE ONWJ, Ery Ridwan, menegaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen besar untuk mendukung dunia pendidikan melalui transfer pengetahuan praktis kepada para mahasiswa.

Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan diharapkan dapat memacu inovasi dari generasi muda teknik Indonesia agar siap menjadi penggerak industri energi di masa depan.

“Wawasan langsung mengenai kompleksitas fasilitas hulu migas ini diharapkan dapat menginspirasi para calon insinyur untuk terus berinovasi dan siap menjadi motor penggerak industri energi nasional,” ujarnya.

PHE ONWJ dipilih sebagai lokasi pengamatan karena dinilai memiliki sistem perpipaan yang sangat relevan dengan disiplin ilmu teknik mesin. Bagi para peserta lomba, kunjungan ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan teori akademik dengan berbagai tantangan teknis yang ditemui di lapangan.

M-Fest sendiri merupakan agenda tahunan mahasiswa Teknik Mesin ITB yang berfokus pada pengembangan inovasi serta kompetensi ilmu pengetahuan. Melalui kompetisi desain pipa ini, mahasiswa didorong untuk menciptakan solusi baru bagi berbagai tantangan di sektor minyak dan gas bumi. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk menjaga kedaulatan energi nasional di masa depan.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo