Cara Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional Lewat Jalur Laut

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:04:05 WIB
Ilustrasi Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA – Pertamina terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengoptimalkan konektivitas laut demi kelancaran distribusi BBM dan LPG di seluruh wilayah Indonesia.

Penyaluran pasokan bahan bakar ke berbagai pelosok negeri sangat bergantung pada keandalan infrastruktur maritim yang dimiliki saat ini.

Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Yoki Firnandi menjelaskan bahwa peran jalur laut sangat krusial dalam menghubungkan titik produksi ke masyarakat luas.

"Kami memiliki peran strategis sebagai urat nadi distribusi energi nasional yang menghubungkan terminal-terminal di seluruh kepulauan Indonesia," ujar Yoki, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Senin (4/5/2026).

Yoki Firnandi menyampaikan bahwa efisiensi logistik laut terus ditingkatkan untuk memastikan ketersediaan energi tidak terganggu oleh kendala geografis.

Langkah ini mencakup modernisasi armada kapal dan penguatan sistem digitalisasi dalam memantau pergerakan kargo secara waktu nyata.

Keberadaan lebih dari 300 kapal tanker menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mengelola keamanan suplai minyak mentah dan produk olahan.

Investasi pada teknologi ramah lingkungan juga mulai diterapkan pada kapal-kapal baru guna mendukung target penurunan emisi karbon.

Sinergi antar anak usaha dalam ekosistem pelabuhan mempermudah proses bongkar muat secara efektif di 100 persen terminal yang ada.

Distribusi yang lancar diharapkan mampu menekan biaya logistik nasional sehingga harga energi tetap terjangkau bagi seluruh lapisan rakyat.

Penguatan konektivitas maritim ini menjadi pondasi utama dalam menghadapi tantangan krisis energi global yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Terkini