JAKARTA – Produksi migas Pertamina Hulu Energi mencapai 956.000 BOEPD pada Kuartal I 2026 yang didorong oleh optimalisasi lapangan eksisting dan pengeboran sumur baru.
Angka produksi tersebut terdiri dari minyak bumi sebanyak 541.000 BOPD serta gas bumi mencapai 2,41 miliar standar kaki kubik per hari.
Arya Dwi Paramita menjelaskan bahwa pertumbuhan produksi ini merupakan hasil dari aktivitas operasional yang agresif di seluruh wilayah kerja perusahaan.
"PHE akan terus berkomitmen dalam memenuhi target produksi yang telah ditetapkan pemerintah melalui berbagai program kerja yang masif dan terstruktur," ujar Arya Dwi Paramita, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Senin (4/5/2026).
Subholding Upstream ini juga melaporkan penyelesaian 162 sumur pengembangan serta 9 sumur eksplorasi sepanjang 3 bulan pertama tahun ini.
Perseroan fokus menjalankan strategi pengelolaan aset yang tepat guna menjaga tingkat penurunan produksi alamiah pada lapangan tua.
Keberhasilan mempertahankan tren positif ini menjadi pondasi kuat bagi Pertamina untuk mencapai target jangka panjang di sektor hulu migas.
Penggunaan teknologi terkini dalam kegiatan survei seismik 3D turut mempercepat penemuan cadangan-cadangan baru di blok strategis.