JAKARTA – Harga minyak dunia mengalami koreksi tipis namun tetap menunjukkan kekuatan dengan bertahan pada level stabil di atas US$ 100 per barel pekan ini.
Lantai bursa komoditas internasional memperlihatkan grafik yang cenderung melandai setelah reli panjang beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi perlambatan ekonomi global.
"Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun 1,21 dolar AS atau 1,1 persen menjadi menetap di 106,64 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange," ujar laporan pasar yang dikutip dari sumber resmi, Selasa (5/5/2026).
Analis pasar modal berpendapat bahwa tekanan jual yang terjadi saat ini merupakan reaksi wajar dari investor yang mulai mengamankan posisi keuntungan mereka.
Meskipun terjadi penurunan secara harian, angka tersebut belum mampu menyeret harga keluar dari zona psikologis yang dianggap tinggi oleh banyak negara importir.
Ketegangan geopolitik di Eropa Timur tetap menjadi faktor fundamental yang menyangga harga tetap tinggi. Gangguan pada rantai pasok energi global membuat ketersediaan stok di gudang-gudang penyimpanan semakin menipis.
Beberapa negara anggota OPEC+ juga masih kesulitan memenuhi target produksi harian mereka secara maksimal. Situasi ini memberikan sentimen positif bagi pergerakan komoditas energi dalam jangka menengah.
Investor kini mengalihkan perhatian pada laporan mingguan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat yang akan segera dirilis. Data tersebut biasanya menjadi kompas bagi arah pergerakan harga di sisa pekan berjalan.
Pergerakan nilai tukar dolar yang menguat terhadap sejumlah mata uang utama turut memberikan pengaruh pada daya beli komoditas ini. Hal tersebut menyebabkan harga yang dibanderol dalam denominasi dolar menjadi terasa lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Permintaan dari wilayah Asia diprediksi akan kembali meningkat seiring dengan pelonggaran kebijakan pembatasan aktivitas di sejumlah pusat industri besar. Dinamika ini diperkirakan akan menjaga keseimbangan harga agar tidak jatuh terlalu dalam.