JAKARTA – PT United Tractors Tbk UNTR berhasil mengantongi pendapatan hingga Rp28,55 triliun pada kuartal pertama tahun ini di tengah tren bisnis batu bara yang masih hot.
Pencapaian gemilang ini mempertegas posisi perusahaan sebagai pemain utama dalam rantai pasok industri pertambangan dan alat berat nasional.
"Kami melihat performa operasional tetap kuat berkat dukungan dari lini bisnis kontraktor penambangan dan pertambangan batu bara," ujar Sara K. Loebis, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Sara K. Loebis berpendapat bahwa kontribusi dari sektor emas dan mineral lainnya turut memberikan keseimbangan pada portofolio pendapatan perusahaan sepanjang periode ini.
Meskipun fluktuasi harga komoditas global terus membayangi, efisiensi operasional menjadi kunci utama dalam menjaga margin keuntungan tetap stabil.
Peningkatan volume penjualan alat berat untuk sektor konstruksi juga mulai menunjukkan tren positif yang signifikan di awal tahun 2026.
Data keuangan menunjukkan bahwa laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami pertumbuhan yang cukup konsisten.
Manajemen tetap optimis bahwa target tahunan dapat tercapai seiring dengan masifnya proyek infrastruktur yang membutuhkan armada tambahan.
Dukungan layanan purna jual bagi alat berat bermerek Komatsu tetap menjadi salah satu mesin penggerak kas yang andal bagi perseroan.
Langkah diversifikasi ke sektor energi terbarukan juga terus dimatangkan sebagai strategi jangka panjang dalam menghadapi transisi energi masa depan.