JAKARTA - BYD Atto 1 resmi meluncur dengan teknologi Lidar terbaru dan jarak tempuh hingga 505 km untuk memberikan pengalaman berkendara listrik yang lebih maksimal.
Pasar kendaraan listrik global kembali diramaikan dengan kehadiran versi penyegaran dari model kompak andalan produsen asal Tiongkok tersebut. Perubahan paling signifikan terlihat pada integrasi sensor optik di bagian atap yang meningkatkan kemampuan bantuan pengemudi secara presisi.
"Lidar ini akan membantu mobil dalam mendeteksi objek di sekitar dengan lebih akurat, terutama saat fitur otonom diaktifkan," ungkap juru bicara BYD, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (28/4/2026).
Pihak manajemen BYD menjelaskan bahwa langkah penyematan teknologi Lidar pada varian entry-level ini bertujuan untuk mendemokratisasi fitur keselamatan tinggi bagi pasar yang lebih luas.
Kendaraan ini mengandalkan platform elektrik terbaru yang diklaim memiliki efisiensi energi jauh lebih baik daripada generasi pendahulunya. Terdapat 2 opsi baterai yang ditawarkan kepada konsumen untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas harian mereka.
"Varian tertinggi mampu menempuh jarak hingga 505 km berdasarkan hasil pengujian CLTC," jelas perwakilan teknis perusahaan tersebut dalam peluncurannya.
BYD menyatakan bahwa daya jelajah yang mencapai angka 505 km merupakan hasil optimalisasi pada sistem manajemen termal baterai dan aerodinamika bodi yang lebih ramping.
Tampilan eksterior tetap mempertahankan bahasa desain Dragon Face namun mendapatkan sentuhan modern pada bagian lampu depan dan grill tertutup. Interiornya kini didominasi oleh material ramah lingkungan dengan layar hiburan yang bisa diputar sesuai keinginan penggunanya.
Kecepatan pengisian daya juga mengalami peningkatan pesat melalui sistem pengisian arus searah yang memungkinkan baterai terisi dari 30 hingga 80 persen hanya dalam waktu 20 menit saja. Mobil ini diproyeksikan akan menjadi pesaing kuat di segmen SUV listrik kompak berkat perpaduan harga kompetitif dan fitur melimpah.