PANGKALPINANG - Sebanyak 10 personel PLN Bangka Belitung dikirim guna membantu alirkan listrik ke pelosok NTT sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi nasional.
Misi kemanusiaan dan teknis ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mewujudkan keadilan energi bagi masyarakat di wilayah terluar.
Tim yang diberangkatkan terdiri dari tenaga ahli konstruksi jaringan yang sudah teruji menghadapi tantangan geografis yang beragam.
"Sebanyak 10 personel PLN Bangka Belitung dikirim ke NTT untuk membantu mempercepat proses pembangunan jaringan listrik di desa-desa yang belum berlistrik," ujar General Manager PLN Babel, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).
Pimpinan wilayah tersebut meyakini bahwa kolaborasi antarunit akan mempercepat target rasio elektrifikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Para petugas dibekali dengan peralatan lengkap serta standar keamanan tinggi untuk bekerja di medan yang cukup ekstrem.
Kehadiran tim dari Bangka Belitung diharapkan dapat memberikan tambahan energi dan keahlian dalam menangani kendala teknis di lapangan.
"Kami berharap kehadiran rekan-rekan dari Babel ini dapat membantu alirkan listrik ke pelosok NTT sehingga masyarakat di sana bisa lebih produktif," jelasnya kepada kompas.com, Senin (27/4/2026).
Proyek ini mencakup pemasangan tiang pancang, penarikan kabel, hingga instalasi trafo distribusi di titik-titik pemukiman warga.
Tantangan berupa cuaca dan akses jalan yang terbatas di wilayah timur menjadi fokus utama dalam perencanaan strategi kerja tim tersebut.
Program bantuan personel antarprovinsi ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa pekan hingga target penyambungan jaringan baru tercapai sepenuhnya.