Harga Batu Bara Tumbang 3 Hari Beruntun Saat Eropa Tengah Cemas

Jumat, 24 April 2026 | 14:15:06 WIB
Ilustrasi Harga Batu Bara

JAKARTA – Tekanan pasar menyebabkan harga batu bara jatuh selama 3 hari berturut-turut di tengah kondisi Benua Eropa yang sedang dilanda kecemasan terkait pasokan energi.

Koreksi harga yang terjadi secara simultan ini menjadi sinyal adanya pergeseran sentimen pada perdagangan komoditas global minggu ini.

"Harga batu bara melanjutkan tren pelemahan dalam 3 hari terakhir seiring dengan proyeksi penurunan permintaan jangka pendek di beberapa pasar utama," ujar Analis Energi, Robert Wijaya, sebagaimana dilansir dari cnbcindonesia.com, Jumat (24/4/2026).

Robert Wijaya berpendapat bahwa kecemasan yang melanda kawasan Eropa berakar dari ketidakpastian kebijakan transisi energi yang berbenturan dengan kebutuhan mendesak saat ini.

Meskipun harga sedang melandai, risiko volatilitas tetap menghantui karena ketegangan geopolitik yang belum sepenuhnya mereda.

Negara-negara importir kini cenderung bersikap menunggu dan melihat perkembangan stok di pelabuhan-pelabuhan utama dunia.

"Meskipun pasar terlihat jenuh, kecemasan di Eropa tetap tinggi karena mereka harus memastikan stok tetap aman sebelum memasuki periode konsumsi tinggi berikutnya," tutur Robert Wijaya, sebagaimana dilansir dari cnbcindonesia.com, Jumat (24/4/2026).

Penurunan harga selama 3 hari ini memberikan tekanan tambahan bagi perusahaan pertambangan yang sedang menyesuaikan target produksi tahunan.

Sisi penawaran yang mulai stabil dari beberapa produsen besar turut memberikan kontribusi pada koreksi angka di papan bursa.

Pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap potensi pembalikan harga jika terjadi gangguan distribusi di jalur pelayaran internasional secara mendadak.

Terkini