Sucofindo Perluas Layanan TIC, Pacu Ekonomi Aceh Berkelanjutan

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susila Utama

Jumat, 05 Juni 2026
Sucofindo Perluas Layanan TIC, Pacu Ekonomi Aceh Berkelanjutan
PT cofindo (PERSERO) terus memperkuat kehadirannya di berbagai wilayah Indonesia melalui perluasan jaringan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC)). (Sumber Foto: medcom.id)

JAKARTA - Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri minyak dan gas bumi (migas) di Aceh kini menjadi motor utama penggerak ekonomi. Perkembangan ini sejalan dengan komitmen PT Sucofindo (Persero) yang memperluas jangkauan operasional 

Testing, Inspection, and Certification (TIC) mereka. Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna, berharap pembukaan kantor pemasaran baru di Aceh dapat memperkuat sinergi antarsektor guna memacu pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Kami berharap ini dapat menjadi salah satu growth engine di wilayah Sumatera sekaligus memberikan kontribusi bagi pelanggan, masyarakat dan UMKM untuk pembangunan Aceh secara berkelanjutan dan para pelaku usaha khususnya di wilayah Aceh dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” katanya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Direktur Komersial Sucofindo, Agus Permadi, menilai Aceh sebagai daerah potensial dan strategis, khususnya pada bidang migas, infrastruktur, energi, pertambangan, dan niaga. 

"Potensi tersebut membuka peluang kolaborasi yang luas dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional,” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa Sucofindo hadir sebagai rekan strategis untuk mendukung kemajuan ekonomi dan meningkatkan daya saing industri. 

“Sucofindo sebagai perusahaan TIC siap mendampingi pelaku usaha lokal, termasuk UMKM agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan pasar sehingga dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah produk daerah,” katanya.

Sebagai entitas BUMN, Sucofindo juga berkomitmen meningkatkan kapasitas mutu UMKM, salah satunya dengan menyalurkan sertifikasi halal. 

"Sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing produk. Melalui diraihnya sertifikasi halal, pelaku usaha memiliki peluang yang lebih besar untuk memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Agus Permadi.

Respons positif datang dari Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang menyambut baik kehadiran Sucofindo sebagai mitra strategis. 

“Kami melihat bukan hanya sebagai lembaga pengujian atau sertifikasi semata, tetapi sebagai mitra strategis daerah. Mitra yang membantu pelaku usaha kami mendapatkan pendampingan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” katanya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua