Lihat Rincian Harga Indeks Pasar Biodiesel dan Bioetanol Juni 2026

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susila Utama

Kamis, 04 Juni 2026
Lihat Rincian Harga Indeks Pasar Biodiesel dan Bioetanol Juni 2026
Ilustrasi bahan bakar nabati (BBN) bioetanol. (Sumber Foto: bloombergtechnoz.com)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) untuk bulan Juni 2026. 

Sesuai dengan ketetapan terkini, HIP bioetanol dipatok pada angka Rp8.062 per liter, sedangkan HIP biodiesel ditetapkan sebesar Rp14.643 per liter di luar komponen ongkos angkut.

Penetapan HIP ini berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan program mandatori BBN nasional sekaligus menjaga keberlangsungan industri energi terbarukan berbahan baku kelapa sawit dan tebu di Indonesia.

Untuk bioetanol, perhitungan HIP didasarkan pada formula harga rata-rata tetes tebu yang dipasarkan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) selama periode 15 Maret hingga 14 Mei 2026, ditambah biaya konversi bahan baku menjadi bioetanol. 

Berdasarkan data Kementerian ESDM, dikutip Rabu (3/6/2026), harga rata-rata tetes tebu KPBN pada periode tersebut berada di level Rp907 per kilogram. Dengan faktor konversi 4,125 kilogram per liter dan tambahan biaya konversi sebesar US$0,25 per liter, HIP bioetanol untuk Juni 2026 ditetapkan di angka Rp8.062 per liter. 

Perhitungan biaya konversi tersebut menggunakan rata-rata kurs tengah Bank Indonesia periode 15 April hingga 14 Mei 2026 yang sebesar Rp17.286 per dolar AS.

Sementara itu, HIP biodiesel Juni 2026 ditetapkan sebesar Rp14.643 per liter, ditambah ongkos angkut sesuai ketentuan. Formula perhitungannya mengacu pada harga rata-rata crude palm oil (CPO) KPBN ditambah biaya konversi sebesar US$85 per ton. 

Harga rata-rata CPO KPBN selama periode 25 April hingga 24 Mei 2026 tercatat sebesar Rp15.348 per kilogram. 

Konversi bahan baku ke biodiesel menggunakan faktor 870 kilogram per meter kubik, serta biaya konversi US$85 per ton dihitung menggunakan rata-rata kurs tengah Bank Indonesia periode 25 April hingga 24 Mei 2026 sebesar Rp17.444 per dolar AS.

Selain harga bahan baku dan biaya konversi, harga biodiesel juga memperhitungkan ongkos angkut yang besarannya mengikuti Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025. 

Penetapan HIP rutin setiap bulan merupakan instrumen penting bagi pemerintah dalam menjaga kepastian harga bagi produsen serta mendukung implementasi transisi energi nasional guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memperkuat ketahanan energi.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua