Strategi Bahlil Lahadalia Kurangi Impor BBM 8 Juta KL pada 2028
- Senin, 04 Mei 2026
JAKARTA – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan penurunan impor BBM hingga 8 juta kiloliter pada 2028 melalui optimalisasi lifting minyak dan pemanfaatan bioenergi.
Pemerintah terus berupaya mencari formula terbaik untuk melepaskan ketergantungan dari pasokan bahan bakar minyak luar negeri.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kedaulatan energi menjadi fokus utama yang harus dicapai dalam 2 tahun ke depan.
Baca Juga
"Tadi kami sudah paparkan di depan, di 2028 kita targetkan kurangi impor BBM itu minimal 8 juta KL," ujar Bahlil, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Senin (4/5/2026).
Bahlil menjelaskan bahwa pengurangan beban impor tersebut akan sangat membantu dalam menstabilkan cadangan devisa negara.
Salah satu pendorong utama dalam pencapaian target ini adalah peningkatan efisiensi pada sumur-sumur minyak yang sudah ada.
Pemanfaatan teknologi terbaru diharapkan mampu mengangkat kembali volume produksi yang selama ini mengalami penurunan secara alami.
Pengembangan bahan bakar nabati juga diposisikan sebagai substitusi strategis untuk konsumsi harian masyarakat di tanah air.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












