United Tractors (UNTR) Buyback Saham Rp2 Triliun Mulai April 2026, Perkuat Nilai Investor
- Rabu, 01 April 2026
JAKARTA - Langkah strategis kembali diambil emiten alat berat untuk menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika pasar modal. PT United Tractors Tbk (UNTR) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback yang akan dimulai pada awal April 2026.
Kebijakan ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menjaga stabilitas harga saham sekaligus memperkuat nilai bagi para pemegang saham.
Di tengah fluktuasi pasar, aksi korporasi seperti buyback kerap dipandang sebagai sinyal positif dari manajemen. Hal ini menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap fundamental bisnis yang tetap kuat, sekaligus memberikan dorongan psikologis bagi investor untuk tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang.
Baca JugaJadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1- 2 April 2026, Rute dan Jam Keberangkatan Lengkap
Buyback Saham untuk Jaga Stabilitas dan Kepercayaan Pasar
PT United Tractors Tbk (UNTR) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Manajemen perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat berat ini menjelaskan, buyback saham dilakukan untuk mendukung stabilitas dan dan keyakinan terhadap pasar modal Indonesia.
"Pelaksanaan buyback saham ini demi meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan mencerminkan kondisi fundamental UNTR,” jelas manajemen dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (31/3/2026). Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini menganggarkan dana buyback saham maksimal sebesar Rp 2 triliun.
Batasan Buyback dan Komposisi Saham Tetap Terjaga
Adapun ketentuan buyback saham adalah tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor. Jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham tidak akan kurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor. Manajemen UNTR juga menegaskan jika buyback saham tidak berdampak material pada kinerja keuangan dan kegiatan usaha.
Periode Pelaksanaan dan Keyakinan Manajemen
Periode pelaksanaan buyback saham selama tiga bulan dimulai pada 1 April 2026 sampai dengan 30 Juni 2026. “Perusahana yakin buyback sajam tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan perusahaan karena perusahana saat ini memiliki kas dan modal yang cukup,” tegas manajemen.
Langkah ini mencerminkan keyakinan manajemen bahwa kondisi keuangan perusahaan berada dalam posisi yang kuat sehingga mampu menjalankan aksi korporasi tanpa mengganggu aktivitas bisnis utama.
Kondisi Keuangan UNTR Tetap Solid
Per 31 Desember 2025, laba bersih UNTR Rp 15,2 triliun, total aset Rp 177,6 triliun dengan ekuitas Rp 103,1 triliun. Sehingga dengan asumsi buyback saham Rp 2 triliun maka total aset berkurang menjadi Rp 175,6 triliun dan Rp 101,1 triliun.
“Buyback saham akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perusahaan memperhatikan ketentuan yang berlaku,” ujar manajemen. Setelah berakhirnya periode buyback saham, perusahaan ini berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri.
Strategi Jangka Panjang Perkuat Nilai Pemegang Saham
Dengan dilaksanakannya buyback saham ini, UNTR berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus menjaga kepercayaan investor di pasar. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mempertahankan kinerja yang stabil dan berkelanjutan.
Selain itu, langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan modal yang sehat. Dalam jangka menengah hingga panjang, buyback saham diharapkan mampu memperkuat posisi UNTR sebagai salah satu emiten unggulan di sektor alat berat dan pertambangan.
Dengan fundamental yang kuat dan strategi yang terukur, UNTR optimistis dapat terus tumbuh serta menghadapi tantangan pasar dengan lebih percaya diri.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Rekomendasi Toko Pie Susu di Bali paling Favorit, Lengkap dan Buka 24 Jam
- Rabu, 01 April 2026
Berita Lainnya
RAJA Bukukan Laba Bersih Naik 20 Persen, Perkuat Ekspansi Energi Nasional
- Rabu, 01 April 2026





.jpg)





