Jumat, 27 Februari 2026

Panduan Lengkap Login SIKS-NG untuk Cek Status Bansos Tahap 1 2026, Ini Cara dan Update Terbarunya

Panduan Lengkap Login SIKS-NG untuk Cek Status Bansos Tahap 1 2026, Ini Cara dan Update Terbarunya
Panduan Lengkap Login SIKS-NG untuk Cek Status Bansos Tahap 1 2026, Ini Cara dan Update Terbarunya

JAKARTA - Perkembangan pencairan Bantuan Sosial (Bansos) Tahap 1 tahun 2026 kini memasuki tahap penting yang dinantikan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Memasuki akhir Februari 2026, sistem menunjukkan adanya pergerakan status di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG). Perubahan ini menjadi penanda bahwa proses penyaluran bantuan semakin mendekati tahap pencairan dana ke rekening penerima.

Bagi masyarakat maupun operator desa, memahami arti perubahan status seperti SPM dan SI menjadi krusial agar tidak terjadi kesalahpahaman. Terlebih, tahun ini juga ditandai dengan penerapan penuh DTSEN sebagai basis validasi data baru yang menggantikan sistem sebelumnya.

Baca Juga

Kemendikdasmen Tegaskan Kolaborasi Pendidikan Kunci Sukses Beasiswa Talenta Indonesia 2026

Pergerakan Status SIKS-NG: Dari SPM ke SI

Pencairan Bantuan Sosial (Bansos) Tahap 1 tahun 2026 kini memasuki fase krusial. Per akhir Februari 2026, status di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) untuk mayoritas Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai bergerak dari Surat Perintah Membayar (SPM) menuju Standing Instruction (SI).

Perubahan status ini menjadi sinyal kuat bahwa top-up saldo ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tinggal menghitung hari, mengejar target penyaluran sebelum Ramadan tiba pada Maret mendatang.

Berdasarkan pantauan data real-time SIKS-NG per 25 Februari 2026, terjadi pergerakan signifikan pada status bansos PKH dan BPNT.

Status SPM (Surat Perintah Membayar): Mayoritas data KPM di bank penyalur (Mandiri, BRI) saat ini masih berada di tahap ini. Artinya, administrasi di pusat sudah selesai, namun dana belum masuk ke rekening.

Status SI (Standing Instruction): Sejumlah KPM pemegang KKS BNI dan BSI di beberapa wilayah melaporkan statusnya sudah berubah menjadi SI. Ini adalah tahap akhir di mana bank telah diperintahkan untuk mentransfer dana ke rekening penerima dalam 1-3 hari kerja.

Penting: Jika Anda mengecek saldo di ATM saat ini dan masih nol, jangan panik. Hal ini wajar karena jeda waktu antara terbitnya SPM dan proses transfer aktual (SI).

Transformasi Data 2026: Implementasi DTSEN

Namun, dinamika baru muncul di tahun ini dengan implementasi penuh DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang mulai menggantikan fungsi data lama.

Tahun 2026 menandai era baru validasi data kemiskinan. Kementerian Sosial mulai mengintegrasikan DTSEN sebagai rujukan utama, menggantikan dominasi DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang selama ini digunakan.

Apa Bedanya?

• DTKS: Berbasis usulan daerah dan seringkali statis.

• DTSEN: Mengintegrasikan data lintas kementerian (termasuk data pajak, BPJS, dan aset) untuk menghasilkan skor Desil (1-10).

• 1-4: Prioritas utama penerima bansos (PKH, BPNT/Sembako).

• Desil 5+: Dianggap mampu dan berpotensi dicoret dari daftar penerima bansos tunai, namun masih bisa menerima PBI-JK (BPJS Gratis).

Perubahan ini menjawab keluhan publik mengenai "bansos salah sasaran". Sistem kini dapat mendeteksi kepemilikan aset atau gaji di atas UMP secara otomatis melalui interoperabilitas data.

Cara Cek Bansos 2026 Lewat Kanal Resmi

Meskipun sistem di belakang layar berubah ke SIKS-NG dan DTSEN, akses publik tetap melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah. Berikut panduan terbarunya:

Melalui Website Resmi (Tanpa Login)

Cara ini paling cepat untuk memvalidasi apakah nama Anda masih tercatat sebagai penerima aktif di periode 2026.

• Akses laman cekbansos.kemensos.go.id.

• Masukkan detail wilayah (Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Desa) sesuai KTP terbaru.

• Ketik nama lengkap sesuai KTP.

• Masukkan kode captcha yang muncul.

• Klik "Cari Data".

Indikator Penerima Aktif:

Pastikan kolom status BPNT atau PKH tertulis "Ya" dengan periode salur "Jan-Mar 2026" atau "Februari 2026". Jika periode masih 2025, artinya data Anda belum diperbarui atau mengalami kegagalan validasi (graduasi).

Login Aplikasi SIKS-NG (Khusus Operator)

Akses ke siks.kemensos.go.id dibatasi hanya untuk pendamping sosial dan operator desa. Masyarakat umum tidak bisa login ke sistem ini.

Jika nama Anda hilang di Cek Bansos, segera temui operator desa untuk meminta pengecekan di akun SIKS-NG mereka. Operator dapat melihat detail teknis seperti:

• Gagal Omspan: Ketidakcocokan nama/NIK dengan data bank.

• Non-Eligible: Terdeteksi memiliki gaji tinggi atau aset mewah dalam DTSEN.

Waspada Modus Penipuan Pencairan Bansos

Di tengah riuhnya kabar pencairan, modus penipuan "Bantuan Tambahan Ramadan" marak beredar di WhatsApp.

• Jangan Klik Link APK: Aplikasi "Cek Bansos" hanya boleh diunduh dari Play Store resmi (Developer: Kementerian Sosial RI).

• Joki Pencairan: Penarikan saldo sebaiknya dilakukan sendiri atau didampingi keluarga inti untuk menghindari potongan liar.

• Kerahasiaan PIN: Jangan pernah memberikan PIN KKS atau foto KTP kepada siapapun yang mengaku petugas via telepon.

Dengan memahami perubahan status SPM ke SI, mengenal sistem DTSEN, serta mengikuti panduan resmi pengecekan bansos, masyarakat dapat memastikan haknya tetap terpantau dengan aman dan akurat menjelang Ramadan 2026.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BBPOM DKI Ingatkan Ciri-Ciri Takjil Mengandung Bahan Berbahaya, Waspada Pewarna Tekstil dan Formalin

BBPOM DKI Ingatkan Ciri-Ciri Takjil Mengandung Bahan Berbahaya, Waspada Pewarna Tekstil dan Formalin

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Jamin Akses Layanan JKN Warga Aceh Tamiang Tanpa Kendala

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Jamin Akses Layanan JKN Warga Aceh Tamiang Tanpa Kendala

Rekomendasi Food Container Praktis untuk Meal Prep Ramadan Anti Ribet

Rekomendasi Food Container Praktis untuk Meal Prep Ramadan Anti Ribet

Pramono Anung Imbau Warga Jakarta Lapor RT/RW Sebelum Mudik Lebaran 2026 Demi Keamanan Lingkungan

Pramono Anung Imbau Warga Jakarta Lapor RT/RW Sebelum Mudik Lebaran 2026 Demi Keamanan Lingkungan

THR Swasta Diusulkan Cair H-14 Jelang Lebaran 2026, Ini Alasannya

THR Swasta Diusulkan Cair H-14 Jelang Lebaran 2026, Ini Alasannya