Kamis, 07 Mei 2026

Mendagri Apresiasi BULOG dan BAPANAS Jaga Stabilitas Harga Pangan Bencana Sumatera

Mendagri Apresiasi BULOG dan BAPANAS Jaga Stabilitas Harga Pangan Bencana Sumatera
Mendagri Apresiasi BULOG dan BAPANAS Jaga Stabilitas Harga Pangan Bencana Sumatera

JAKARTA - Pemulihan pascabencana tidak hanya diukur dari perbaikan infrastruktur dan keselamatan warga, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. 

Di tengah tantangan akses logistik dan gangguan distribusi akibat bencana alam, pemerintah menunjukkan respons cepat dalam menjaga stabilitas harga pangan di sejumlah wilayah terdampak di Pulau Sumatera. Hasilnya mulai terlihat dari pergerakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang mencatat tren penurunan di beberapa provinsi utama.

Tiga provinsi yang terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menunjukkan penurunan IPH yang cukup signifikan. Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa rantai pasok pangan mulai kembali berjalan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan akses dan tantangan geografis. Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar di Jakarta, Selasa (27/01).

Baca Juga

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi Mengikuti Pasar Global

Penurunan IPH dinilai sebagai indikator awal membaiknya kondisi distribusi dan ketersediaan bahan pangan pokok di tengah masyarakat. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tidak terganggu, terutama di wilayah yang masih dalam fase tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Penurunan IPH Jadi Indikator Pemulihan Distribusi Pangan

Dalam rapat koordinasi tersebut, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa tren penurunan IPH mencerminkan efektivitas kebijakan pengendalian inflasi, khususnya pada sektor pangan. Stabilitas harga di wilayah terdampak bencana bukanlah hal yang mudah dicapai, mengingat banyak jalur distribusi darat yang mengalami gangguan akibat bencana alam.

Namun demikian, koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait dinilai mampu menjawab tantangan tersebut. Upaya menjaga pasokan dan kelancaran distribusi menjadi kunci agar harga pangan di tingkat konsumen tetap terkendali dan tidak menimbulkan gejolak sosial di tengah situasi darurat.

Apresiasi Mendagri atas Langkah Cepat BULOG dan BAPANAS

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri memberikan apresiasi khusus kepada Perum BULOG dan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) atas peran aktif dan langkah cepat yang dilakukan dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah terdampak bencana. Menurutnya, upaya yang dilakukan kedua lembaga tersebut patut diapresiasi karena mampu menjangkau wilayah-wilayah sulit dengan berbagai alternatif distribusi.

“Pemerintah, terutama BULOG dan BAPANAS, melakukan langkah yang sangat luar biasa. Pengiriman suplai minyak goreng dan beras didorong ke daerah-daerah yang sulit, bahkan melalui jalur udara, menggunakan helikopter maupun pesawat Hercules,” ujar Mendagri.

Distribusi melalui jalur udara menjadi solusi strategis ketika akses darat tidak memungkinkan. Langkah ini menunjukkan fleksibilitas pemerintah dalam memastikan bahan pangan strategis tetap sampai ke masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah keterbatasan infrastruktur.

Peran Strategis BULOG dalam Menjaga Pasokan di Situasi Darurat

BULOG memegang peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan, terutama saat kondisi darurat. Ketika jalur distribusi darat terhambat, BULOG mengoptimalkan pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan menggunakan jalur distribusi alternatif untuk memastikan pasokan tetap berjalan.

Dengan pendekatan ini, penyaluran beras dan komoditas pangan strategis lainnya tetap dapat dilakukan secara tepat waktu. Langkah tersebut tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga menekan potensi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat terdampak bencana.

Sinergi antara BULOG, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh proses distribusi berjalan efektif. Koordinasi lintas sektor memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.

Respons BULOG dan Komitmen Menjaga Stabilitas Harga

Menanggapi apresiasi dari Mendagri, Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

“Apresiasi dari Bapak Menteri Dalam Negeri menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana. BULOG menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan kecepatan distribusi, fleksibilitas jalur logistik, serta sinergi erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rizal.

Ia menegaskan bahwa dalam situasi darurat, fokus BULOG tidak hanya pada kecukupan stok, tetapi juga pada ketepatan dan kecepatan penyaluran. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya gejolak harga yang dapat memperburuk kondisi masyarakat.

“Kami memastikan stok pangan strategis, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Ketika jalur darat terhambat, BULOG berkoordinasi untuk memanfaatkan jalur alternatif, termasuk distribusi melalui udara, sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, BULOG berkomitmen untuk terus memperkuat sistem distribusi pangan, meningkatkan kesiapsiagaan logistik, serta menjaga stabilitas harga pangan secara nasional. Upaya ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang aman, cukup, dan terjangkau, terutama dalam kondisi darurat.

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Daftar Keterampilan Kerja Paling Dicari 2030 yang Wajib Dikuasai

Daftar Keterampilan Kerja Paling Dicari 2030 yang Wajib Dikuasai

Kupas Tuntas Aturan Baru Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing

Kupas Tuntas Aturan Baru Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

ADHI Q1 2026: Kontrak Baru Tumbuh 131%, Laba Capai Rp154 Miliar

ADHI Q1 2026: Kontrak Baru Tumbuh 131%, Laba Capai Rp154 Miliar

Georgia Menjadi Kunci Strategis Amankan Energi Global

Georgia Menjadi Kunci Strategis Amankan Energi Global