Selasa, 27 Januari 2026

Inilah Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di SPBU Selasa 27 Januari 2026 Lengkap di Seluruh Wilayah

Inilah Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di SPBU Selasa 27 Januari 2026 Lengkap di Seluruh Wilayah
Inilah Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di SPBU Selasa 27 Januari 2026 Lengkap di Seluruh Wilayah

JAKARTA - Pergerakan harga bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina kembali menjadi perhatian masyarakat pada Selasa, 27 Januari 2026. 

Penyesuaian harga yang dilakukan perusahaan energi pelat merah ini mencerminkan dinamika pasar global sekaligus kebijakan domestik dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Sejak awal tahun, Pertamina telah melakukan evaluasi harga secara berkala dengan mempertimbangkan tren minyak mentah dunia serta kondisi ekonomi dalam negeri.

Pada awal Januari 2026, Pertamina mengumumkan adanya penurunan harga untuk sejumlah jenis BBM nonsubsidi. Kebijakan ini disambut positif oleh konsumen karena berdampak langsung pada biaya transportasi dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Penurunan tersebut tidak hanya berlaku di satu wilayah, tetapi merata di berbagai provinsi dengan variasi harga menyesuaikan faktor distribusi dan wilayah pemasaran.

Baca Juga

Porsche Siap Debutkan Cayenne Listrik Bertenaga 1.156 Hp di Beijing 2026

Pergerakan Harga BBM Januari 2026

Harga BBM Pertamina mengalami penyesuaian yang diumumkan per 1 Januari 2026. Penurunan terjadi pada beberapa produk unggulan seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex. Penyesuaian ini dilakukan seiring tren harga minyak mentah dunia yang mengalami koreksi, sehingga memberi ruang bagi Pertamina untuk menurunkan harga jual kepada konsumen.

Sebagai contoh, di Provinsi Jawa Barat, harga Pertamax turun sebesar Rp400 dari sebelumnya Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter. Jenis Pertamax Green juga mengalami penurunan Rp350, dari Rp13.500 menjadi Rp13.150 per liter. Pertamax Turbo ikut turun Rp350 dari Rp13.750 menjadi Rp13.500 per liter. Sementara itu, Dexlite mencatat penurunan cukup signifikan sebesar Rp1.200 dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter. Pertamina Dex bahkan turun Rp1.400 dari Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter.

Penyesuaian Berdasarkan Tren Minyak Dunia

Pertamina secara rutin menyesuaikan harga BBM mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia. Kebijakan ini menjadi bagian dari mekanisme pasar yang juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah serta biaya distribusi di masing-masing wilayah. Dengan pendekatan tersebut, harga BBM di Indonesia dapat tetap kompetitif dan mencerminkan kondisi pasar global.

Selain faktor eksternal, Pertamina juga memperhatikan aspek ketersediaan pasokan dan kebutuhan nasional. Penyesuaian harga dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan perlindungan daya beli masyarakat. Karena itu, meski ada penurunan harga pada BBM nonsubsidi, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dijaga sesuai kebijakan pemerintah.

Contoh Penurunan Harga di Jawa Barat

Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu contoh nyata dari penyesuaian harga tersebut. Pertamax dijual Rp12.350 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, dan Pertamax Green Rp13.150 per liter. Dexlite dipatok Rp13.500 per liter, sementara Pertamina Dex berada di angka Rp13.600 per liter. Untuk BBM subsidi, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan sektor transportasi. Selain itu, harga yang lebih terjangkau juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi, terutama di sektor distribusi barang dan jasa.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Nasional

Berikut daftar harga BBM Pertamina di SPBU seluruh Indonesia per Selasa, 27 Januari 2026, dilansir dari pertaminapatraniaga.com:

Provinsi Aceh
Pertamax: Rp12.500
Pertamax Turbo: Rp13.400
Dexlite: Rp13.800
Pertamina Dex: Rp13.900
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertamax: Rp11.500
Dexlite: Rp12.600
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

Provinsi Sumatera Utara
Pertamax: Rp13.050
Pertamax Turbo: Rp12.500
Pertamina Dex: Rp13.900
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

Provinsi Sumatera Barat
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.700
Pertamina Dex: Rp14.200
Dexlite: Rp14.100
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

Provinsi Riau
Pertamax: Rp12.950
Pertamax Turbo: Rp14.000
Pertamina Dex: Rp14.200
Dexlite: Rp14.100
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

Provinsi Kepulauan Riau
Pertamax: Rp12.950
Pertamax Turbo: Rp14.000
Pertamina Dex: Rp14.200
Dexlite: Rp14.100
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertamax: Rp11.850
Pertamax Turbo: Rp12.750
Pertamina Dex: Rp12.900
Dexlite: Rp12.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

(daftar harga berlanjut sesuai wilayah hingga Papua Barat Daya dengan rincian yang sama seperti sumber)

Catatan untuk Konsumen

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Pertamina terkait harga BBM, karena penyesuaian dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar. Dengan mengetahui daftar harga di masing-masing provinsi, konsumen dapat merencanakan pengeluaran bahan bakar secara lebih efisien.

Penyesuaian harga BBM ini menjadi bukti bahwa Pertamina berupaya menyesuaikan kebijakan dengan kondisi global sekaligus kebutuhan nasional. Dengan harga yang relatif lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, diharapkan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat berjalan lebih lancar di awal tahun 2026.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rekomendasi 5 Rumah MurahTerjangkau di Sragen dengan Harga Mulai Rp150 Jutaan

Rekomendasi 5 Rumah MurahTerjangkau di Sragen dengan Harga Mulai Rp150 Jutaan

Harga Pangan Nasional Awal Pekan Terpantau Turun Cabai Merah hingga Daging Sapi Melandai

Harga Pangan Nasional Awal Pekan Terpantau Turun Cabai Merah hingga Daging Sapi Melandai

HIMKI Optimalkan Skema P3DN untuk Perluas Dampak Pameran TEI 2026

HIMKI Optimalkan Skema P3DN untuk Perluas Dampak Pameran TEI 2026

Margin Tujuh Persen Bulog Ditegaskan sebagai Skema Kompensasi Penugasan Negara

Margin Tujuh Persen Bulog Ditegaskan sebagai Skema Kompensasi Penugasan Negara

BPJPH Perkuat Sinkronisasi Aturan Lintas Lembaga Sambut Wajib Halal 2026

BPJPH Perkuat Sinkronisasi Aturan Lintas Lembaga Sambut Wajib Halal 2026