Senin, 26 Januari 2026

Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani dan Ambarawa-Bawen Siap Difungsionalkan

Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani dan Ambarawa-Bawen Siap Difungsionalkan
Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani dan Ambarawa-Bawen Siap Difungsionalkan

JAKARTA - Kesiapan infrastruktur jalan tol kembali menjadi sorotan menjelang arus mudik Lebaran 2026. 

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang setiap tahun terjadi di Pulau Jawa, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama pemangku kepentingan terkait menyiapkan pengoperasian jalur tol secara fungsional di sejumlah ruas strategis. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran perjalanan masyarakat sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di jalur arteri.

Dua ruas tol yang akan dibuka secara fungsional berada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yakni Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo segmen Prambanan–Purwomartani serta Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen. Pengoperasian fungsional ini direncanakan berlangsung selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Baca Juga

Harga Pangan Nasional Awal Pekan Terpantau Turun Cabai Merah hingga Daging Sapi Melandai

Tol Solo–Yogyakarta Siap Dukung Arus Mudik Lebaran

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo telah dipersiapkan untuk beroperasi secara fungsional saat Lebaran 2026. Melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo, jalur fungsional segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer disiapkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Pengoperasian ruas tol ini dinilai strategis karena akan meningkatkan konektivitas antara Kota Solo, Yogyakarta, dan kawasan sekitarnya. Selain itu, keberadaan jalur fungsional tersebut diyakini mampu memangkas waktu tempuh dari Klaten menuju Yogyakarta secara signifikan.

Sebelum adanya tol, perjalanan Klaten–Yogyakarta dapat memakan waktu sekitar 45 menit. Dengan difungsikannya ruas tol Prambanan–Purwomartani, waktu tempuh tersebut diperkirakan berkurang menjadi sekitar 20 menit. Efisiensi ini diharapkan memberi kenyamanan lebih bagi pemudik, khususnya pada puncak arus Lebaran.

Akses Pariwisata dan Konektivitas Wilayah Meningkat

Selain memperlancar arus mudik, jalur fungsional Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Ruas ini mempermudah akses menuju kawasan pariwisata strategis, salah satunya Candi Prambanan, yang kerap menjadi tujuan wisata utama di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan tidak hanya dirasakan saat Lebaran, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang. Infrastruktur jalan tol dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mempercepat mobilitas barang dan jasa.

Dengan beroperasinya jalur fungsional tersebut, distribusi kendaraan dari dan menuju Yogyakarta dapat lebih teratur, sehingga beban lalu lintas di jalan nasional dan jalan provinsi dapat berkurang.

Tol Ambarawa–Bawen Jadi Alternatif Jalur Mudik

Selain ruas Prambanan–Purwomartani, Jasa Marga juga menyiapkan jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Jalur ini dipersiapkan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen dan terhubung langsung dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa Ruas Semarang–Solo.

Menurut Rivan, keberadaan jalur fungsional Ambarawa–Bawen memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi arus mudik dan balik Lebaran. Jalur ini menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Jalan Tol Semarang–Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen dan menuju sejumlah daerah tujuan mudik seperti Magelang dan Temanggung.

"Jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang selama ini kerap terjadi di Exit Bawen pada periode Lebaran. Dengan tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol," kata Rivan.

Polri Nilai Jalur Fungsional Pecah Kepadatan Arus

Kepolisian Republik Indonesia turut menyambut positif rencana pengoperasian jalur tol fungsional tersebut. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menilai, keberadaan jalur fungsional Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi Prambanan–Purwomartani dan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen mampu memecah kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

"Kami menyambut gembira dengan adanya ruas tol fungsional Yogyakarta-Bawen, tentunya bangkitan arus yang dari Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Yogyakarta nanti bisa terpecah, sehingga skenario rekayasa lalu lintas menjadi lebih tepat, termasuk pemberlakuan one way atau contraflow bila diperlukan," kata Agus.

Menurutnya, pemecahan arus kendaraan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas selama periode mudik, terutama di titik-titik rawan kepadatan.

Kemenhub: Penting Antisipasi Lonjakan Pemudik

Senada dengan pernyataan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menegaskan bahwa pengoperasian dua jalur tol fungsional ini merupakan bagian dari strategi antisipasi peningkatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Ia menyebutkan bahwa secara historis, wilayah DIY dan Jawa Tengah selalu menjadi tujuan favorit pemudik di Pulau Jawa. Oleh karena itu, keberadaan jalur fungsional Ambarawa–Bawen dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang menuju wilayah Temanggung dan Magelang.

"Secara historis, DIY dan Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan favorit di Pulau Jawa. Jadi dengan rencana jalur fungsional Ambarawa-Bawen, ini sangat membantu, terutama untuk masyarakat yang menuju Temanggung dan Magelang," ucap Aan.

Dengan kolaborasi antara pengelola jalan tol, kepolisian, dan Kementerian Perhubungan, pengoperasian jalur fungsional ini diharapkan mampu menciptakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang lebih lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Margin Tujuh Persen Bulog Ditegaskan sebagai Skema Kompensasi Penugasan Negara

Margin Tujuh Persen Bulog Ditegaskan sebagai Skema Kompensasi Penugasan Negara

BPJPH Perkuat Sinkronisasi Aturan Lintas Lembaga Sambut Wajib Halal 2026

BPJPH Perkuat Sinkronisasi Aturan Lintas Lembaga Sambut Wajib Halal 2026

Pemerintah Mulai Salurkan BLT, PKH, dan BPNT Bertahap Mulai Februari 2026, Ini Skema dan Jadwal Penyalurannya

Pemerintah Mulai Salurkan BLT, PKH, dan BPNT Bertahap Mulai Februari 2026, Ini Skema dan Jadwal Penyalurannya

Pertamina Patra Niaga Perluas Program TJSL Kesehatan Gizi Masyarakat Nasional

Pertamina Patra Niaga Perluas Program TJSL Kesehatan Gizi Masyarakat Nasional

Pemerintah Tetapkan Kriteria UKM Kelola Tambang Mineral Logam Batubara Nasional

Pemerintah Tetapkan Kriteria UKM Kelola Tambang Mineral Logam Batubara Nasional