Rabu, 21 Januari 2026

Update Harga BBM Pertamina Rabu 21 Januari 2026 di Seluruh Indonesia, Pertamax Turun

Update Harga BBM Pertamina Rabu 21 Januari 2026 di Seluruh Indonesia, Pertamax Turun
Update Harga BBM Pertamina Rabu 21 Januari 2026 di Seluruh Indonesia, Pertamax Turun

JAKARTA - Memasuki pekan ketiga Januari 2026, informasi harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat.

Mobilitas harian, kebutuhan logistik, hingga aktivitas usaha membuat perubahan harga BBM selalu dinanti, terutama setelah Pertamina melakukan penyesuaian harga di awal tahun.

Per 21 Januari 2026, Pertamina resmi menetapkan daftar harga BBM terbaru yang berlaku di seluruh SPBU Indonesia. Menariknya, pada bulan ini terdapat sejumlah BBM non-subsidi yang mengalami penurunan harga, dengan besaran yang berbeda-beda di tiap wilayah. Penurunan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha transportasi.

Baca Juga

Menperin Dorong DPR Percepat Pengesahan RUU Kawasan Industri Nasional

Penyesuaian Harga BBM Mengikuti Tren Global

Penyesuaian harga BBM yang dilakukan Pertamina bukanlah tanpa dasar. Perubahan tersebut mengacu pada tren harga rata-rata minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Selain itu, kebijakan harga BBM juga berada dalam kewenangan Pertamina dengan tetap mempertimbangkan arahan pemerintah.

Pada Januari 2026, tercatat ada lima jenis BBM yang mengalami penurunan harga. Di sejumlah wilayah, penurunan harga bahkan mencapai lebih dari Rp1.000 per liter. Kondisi ini memberikan ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan kembali anggaran pengeluaran bahan bakar.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mengecek harga BBM secara berkala. Pasalnya, harga BBM di Indonesia tidak sepenuhnya seragam dan dapat berbeda antarprovinsi, terutama di wilayah dengan karakteristik geografis tertentu seperti kawasan timur dan daerah kepulauan.

Harga BBM Pertamina di Pulau Jawa dan Bali

Untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali, harga BBM relatif seragam. Di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax tercatat sebesar Rp12.350 per liter. Pertamax Turbo dibanderol Rp13.400 per liter, sementara Pertamax Green berada di angka Rp13.150 per liter.

Adapun Dexlite dijual seharga Rp13.500 per liter dan Pertamina Dex Rp13.600 per liter. Sementara itu, harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

Di Bali serta Nusa Tenggara Barat, harga BBM juga berada pada kisaran yang sama dengan Pulau Jawa. Namun, untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, harga sedikit lebih tinggi, di mana Pertamax mencapai Rp12.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.700 per liter.

Harga BBM di Sumatera dan Kalimantan

Wilayah Sumatera menunjukkan variasi harga yang cukup beragam. Di Provinsi Aceh, harga Pertamax tercatat Rp12.500 per liter, sedangkan di Sumatera Utara mencapai Rp13.050 per liter. Untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, harga BBM cenderung lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya.

Di Batam misalnya, Pertamax dijual Rp11.850 per liter, Pertamax Turbo Rp12.750 per liter, dan Dexlite Rp12.800 per liter. Harga ini lebih murah karena adanya kebijakan khusus di kawasan perdagangan bebas.

Sementara itu di Kalimantan, harga BBM cenderung lebih tinggi di beberapa provinsi seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Di Kalimantan Selatan, harga Pertamax mencapai Rp12.950 per liter, sedangkan Pertamax Turbo menyentuh Rp14.000 per liter. Kondisi geografis dan distribusi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perbedaan harga tersebut.

Harga BBM di Sulawesi, Maluku, dan Papua

Untuk kawasan Indonesia timur, harga BBM umumnya lebih tinggi dibanding wilayah barat. Di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Tenggara, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.650 per liter, dengan Pertamax Turbo Rp13.700 per liter.

Di Maluku dan Maluku Utara, harga Pertamax juga tercatat Rp12.650 per liter, sementara Dexlite Rp13.800 per liter. Pertalite dan Biosolar di wilayah ini tetap stabil di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Sementara itu, wilayah Papua dan provinsi pemekarannya seperti Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, serta Papua Barat Daya memiliki harga BBM yang relatif serupa. Pertamax dijual Rp12.650 per liter, dengan Dexlite Rp13.800 per liter. Di beberapa provinsi, Pertamina Dex dibanderol Rp13.900 per liter.

Penurunan Harga BBM di Jawa Barat Jadi Sorotan

Salah satu wilayah yang mencatat penurunan harga BBM cukup signifikan adalah Jawa Barat. Pada Januari 2026, lima jenis BBM kompak mengalami penurunan harga. Pertamax turun Rp400 dari Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter.

Pertamax Green juga mengalami penurunan Rp350, dari Rp13.500 menjadi Rp13.150 per liter. Hal serupa terjadi pada Pertamax Turbo yang turun Rp350 dari Rp13.750 menjadi Rp13.400 per liter.

Penurunan paling besar terjadi pada BBM jenis Dexlite dan Pertamina Dex. Harga Dexlite turun Rp1.200, dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter. Sementara Pertamina Dex turun Rp1.400, dari Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter. Penurunan ini menjadi yang tertinggi di antara jenis BBM lainnya.

Sebaliknya, harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan sejak 2022. Hingga kini, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan adanya penyesuaian harga ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih jenis BBM sesuai kebutuhan dan kondisi kendaraan. Untuk informasi paling akurat, konsumen disarankan selalu memantau pembaruan harga BBM melalui kanal resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menteri ATR Siap Refocusing Anggaran Tangani Dampak Pascabencana Sumatera

Menteri ATR Siap Refocusing Anggaran Tangani Dampak Pascabencana Sumatera

Cek Tarif Listrik PLN 20–25 Januari 2026, Tetap Berlaku untuk Seluruh Golongan

Cek Tarif Listrik PLN 20–25 Januari 2026, Tetap Berlaku untuk Seluruh Golongan

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Masih Tinggi di Pasar Nasional

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Masih Tinggi di Pasar Nasional

BYD Pamer Charger Megawatt 1.000 kW, Baterai Mobil Listrik Terisi 20–80 Persen dalam Lima Menit

BYD Pamer Charger Megawatt 1.000 kW, Baterai Mobil Listrik Terisi 20–80 Persen dalam Lima Menit

Polytron Beri Sinyal Rilis Mobil Listrik Baru, Dipastikan CKD dan Fokus Edukasi Konsumen

Polytron Beri Sinyal Rilis Mobil Listrik Baru, Dipastikan CKD dan Fokus Edukasi Konsumen