Kapal Tanker Chevron di Laut Hitam Diserang Drone
MOSKOW - Kapal tanker minyak Yasa Polaris milik Chevron, yang dipakai untuk pengiriman Caspian Pipeline Consortium (CPC), diserang oleh drone di lepas pantai Laut Hitam Rusia, kata dua sumber industri pada hari Rabu (8/7/2026).
Chevron menyatakan pada hari Senin (6/7/2026) bahwa mereka mengetahui adanya insiden yang melibatkan sebuah kapal yang menuju fasilitas pemuatan Caspian Pipeline Consortium di dekat pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam Rusia, dan awak kapal dalam keadaan aman, sementara ekspor dari Kazakhstan tidak terpengaruh.
Perusahaan minyak Tengizchevroil yang dipimpin Chevron adalah eksportir utama minyak CPC Blend yang sebagian besar bersumber dari ladang minyak Tengiz raksasa yang dioperasikannya di Kazakhstan.
Yasa Polaris adalah kapal tanker minyak yang dibangun pada tahun 2022 dan mampu mengangkut sekitar 160.000 metrik ton minyak, menurut informasi LSEG.
Kapal tersebut diurus oleh Yasa Holding yang terdaftar di Turki.
Pengelola kapal tidak segera merespons permintaan keterangan dari Sumbernya.
Ukraina telah menargetkan terminal minyak CPC dan kapal-kapal pengangkut minyak di area Laut Hitam berkali-kali semenjak dimulainya perang pada tahun 2022.
Tahun lalu, salah satu tambatan titik tunggal di terminal CPC mengalami kerusakan parah akibat serangan.
Konsorsium Pipa Kaspia berencana mengekspor sekitar 1,6 juta barel per hari minyak mentah CPC Blend pada bulan Juli, turun dari sekitar 1,7 juta barel per hari yang direncanakan untuk bulan Juni sesudah kerusakan akibat drone pada fasilitas gas Rusia menyebabkan produksi harus dikurangi, kata dua sumber perdagangan.