Perdana Melantai di BEI, Saham JELI Berpotensi ARA Hari Ini

Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026. (Sumber Foto: NET)
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:22:36 WIB

JAKARTA - Bersiaplah! Saham perdana melalui Initial Public Offering (IPO) PT Niramas Utama Tbk (JELI) mulai dipasarkan secara terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Selasa 7 Juli 2026.

Nilai saham JELI berpeluang melonjak dikarenakan peminatnya yang sangat banyak.

Sesuai jadwal IPO, pencatatan saham JELI di BEI dimulai pada pembukaan transaksi saham hari ini, pukul 09.00 WIB.

Dengan pencatatan tersebut, penanam modal dapat membeli ataupun menjual saham JELI secara langsung.

Sebelumnya, penawaran umum atas IPO saham JELI telah berjalan pada 1-3 Juli 2026.

Dalam penawaran umum tersebut terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribed mencapai 273,37 kali pada bagian pooling dengan keikutsertaan mencapai 606.892 SID.

Biasanya, harga saham IPO di BEI seketika melesat hingga mencapai auto rejection atas (ARA) bila terjadi oversubscribed.

Berdasarkan prospektus IPO, saham JELI dapat menyentuh ARA jika naik hingga 25% atau harga mencapai Rp 1.125.

Sebaliknya, harga saham JELI akan terkena auto rejection bawah (ARB) jika merosot 15% atau mencapai Rp 765.

Seperti yang diketahui, perusahaan pembuat makanan dan minuman yang dikenal lewat merek INACO, menawarkan sebanyak 266 juta saham baru kepada masyarakat dengan nilai penawaran Rp 900 per lembar saham.

Melalui aksi korporasi ini, JELI berpeluang mengumpulkan dana sekitar Rp 239,4 miliar yang nantinya dipakai untuk mendukung perluasan usaha.

Modal ini digunakan untuk menambah daya tampung produksi, penguatan distribusi, serta keperluan modal kerja.

CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya mengungkapkan, selaku penjamin emisi IPO tunggal JELI, prestasi ini menjadi luar biasa karena merupakan IPO kedua di tanah air pada 2026 yang terlaksana di masa kondisi pasar yang masih dipenuhi ketidakpastian.

“IPO JELI mencatatkan oversubscription sebesar 273,37 kali pada porsi pooling dengan total 606.892 investor. Pencapaian ini menjadi sangat istimewa di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian,” jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (4/7/2026).

Bernadus menuturkan, keberhasilan ini memperlihatkan bahwa di tengah volatilitas pasar, keyakinan investor terhadap perusahaan dengan fundamental yang solid dan prospek usaha yang menjanjikan tetap sangat kokoh.

Direktur Niramas Utama Adhi S Lukman menambahkan, besarnya antusiasme investor merupakan tanggung jawab yang harus dijaga melalui performa dan perkembangan bisnis yang berkelanjutan.

“Dengan demikian, apresiasi yang diberikan investor benar-benar menjadi cerminan dari fundamental JELI yang kuat dan prospek usaha yang kami miliki,” kata Adhi.

Adhi menyampaikan, kedudukan sebagai emiten terbuka akan menjadi langkah taktis bagi JELI untuk meningkatkan manajemen perusahaan, memperluas jangkauan pasar, menguatkan daya tampung produksi, serta menghadirkan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo