Perluas Kemitraan, Aceh Bidik Investasi Energi dan Wisata dari UEA

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah tengah menjajaki potensi Investasi Aceh UEA. (Sumber Foto: merdeka.com)
Rabu, 03 Juni 2026 | 15:02:26 WIB

JAKARTA - Pemerintah Aceh membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Uni Emirat Arab dalam berbagai sektor strategis, mulai dari pelestarian lingkungan, pengembangan energi, hingga pariwisata, langkah tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dengan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, yang berlangsung di Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kemitraan yang dapat mendorong pembangunan berkelanjutan di Aceh.

Salah satu topik utama yang menjadi perhatian adalah upaya menjaga kelestarian lingkungan, termasuk perlindungan kawasan hutan dan ekosistem Taman Nasional Gunung Leuser yang memiliki peran penting sebagai salah satu kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara. 

Fadhlullah menilai dukungan dan kolaborasi internasional menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian alam. Menurutnya, kerja sama dengan Uni Emirat Arab berpotensi memperkuat berbagai program konservasi sekaligus menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Selain isu lingkungan, diskusi juga mencakup sektor energi yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Pemerintah Aceh melihat peluang kemitraan dengan Uni Emirat Arab untuk mendorong investasi serta pengembangan proyek-proyek energi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

Tidak hanya itu, pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program pembangunan juga menjadi salah satu agenda pembahasan. Pemerintah Aceh berharap hubungan yang semakin erat dengan Uni Emirat Arab dapat membuka akses terhadap investasi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Sektor pariwisata turut menjadi fokus dalam pertemuan tersebut. Fadhlullah menawarkan potensi pengembangan kawasan Sabang sebagai destinasi wisata unggulan yang memiliki daya tarik kuat, baik dari sisi wisata bahari maupun ekowisata. 

Pengembangan infrastruktur pendukung, promosi destinasi, hingga peningkatan kualitas layanan wisata menjadi beberapa aspek yang dinilai dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan mitra internasional. 

Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki keunggulan yang besar di berbagai sektor, mulai dari sumber daya alam, energi terbarukan, hingga pariwisata. 

Dengan dukungan dan sinergi dari mitra global seperti Uni Emirat Arab, berbagai potensi tersebut diyakini dapat dioptimalkan untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo