IPA Convex 2026 Kantongi Kontrak Energi Raksasa US$30 Miliar

Penutupan IPA Convex 2026 menandai optimisme baru industri migas Indonesia dengan lahirnya berbagai kesepakatan strategis dan investasi bernilai fantastis. (Sumber Foto: NET)
Jumat, 29 Mei 2026 | 15:58:20 WIB

TANGERANG - Gelaran Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 kembali menepis keraguan dan membuktikan diri sebagai panggung strategis bagi industri energi nasional. Selama tiga hari pelaksanaan di ICE BSD City, forum tahunan ini sukses mencatatkan berbagai kesepakatan besar yang mempertegas optimisme investasi hulu migas Indonesia. 

Lebih dari sekadar ajang pameran teknologi dan ruang diskusi, IPA Convex 2026 menjadi titik temu kepentingan global yang menghasilkan komitmen bisnis bernilai fantastis. 

Tercatat, delapan penandatanganan Production Sharing Contract (PSC), 16 perjanjian komersial dengan potensi nilai lebih dari US$30 miliar, serta lima kerja sama pengembangan Carbon Capture Storage dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) berhasil diraih.

Presiden IPA, Kathy Wu, menegaskan capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa industri energi Indonesia masih memiliki daya tarik kuat bagi investor dunia. 

“Salah satu pencapaian penting dalam penyelenggaraan tahun ini adalah terciptanya berbagai peluang kerja sama strategis dan investasi lintas sektor energi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri energi nasional ke depan,” ujar Kathy Wu.

Selain itu, terdapat pula tiga kerja sama government-to-government (G2G) yang semakin memperkokoh jejaring kolaborasi internasional. Di tengah dinamika global yang makin kompleks, Kathy Wu menilai energi tetap menjadi fondasi krusial bagi pembangunan nasional. 

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional menjadi kunci utama menjaga ketahanan energi Indonesia. “Masa kini, kami harus bekerja bersama untuk menghadirkan energi yang aman, andal, dan terjangkau bagi Indonesia di tengah dunia yang kompleks. 

Kami juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan IPA Convex 2026 yang dinilai terus menjadi barometer perkembangan industri migas di Indonesia. Optimisme industri dinilai semakin meningkat seiring pengumuman pemerintah terkait peluang investasi baru di sektor energi nasional,” jelasnya saat penutupan acara.

Salah satu pengumuman yang menyita perhatian adalah rencana pemerintah menawarkan 118 blok migas baru kepada investor. Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat pembukaan babak baru ekspansi investasi energi. 

“Kami sangat antusias atas pengumuman Bapak Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengenai penawaran 118 blok baru kepada investor, termasuk blok-blok yang diumumkan untuk tender oleh Bapak Laode Sulaeman selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM pada pekan ini,” lanjutnya.

Antusiasme terhadap IPA Convex 2026 juga tecermin dari meningkatnya partisipasi peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah peserta pameran naik dari 216 menjadi 233 perusahaan, sementara delegasi bertambah menjadi 3.326 orang dari 20 negara. Lonjakan pengunjung pun signifikan, mencapai 37.323 orang, naik dari 32.016 pada tahun lalu. Keterlibatan mahasiswa juga meningkat tajam menjadi 2.550 peserta, menandakan ketertarikan generasi muda terhadap sektor energi semakin besar.

Selain berdampak bagi industri migas, IPA Convex 2026 memberikan efek ekonomi berantai bagi kawasan BSD City dan sekitarnya. 

Aktivitas perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM lokal turut terdongkrak. Keberhasilan acara ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat diskusi, kolaborasi, dan investasi energi strategis di Asia Tenggara, sekaligus mengukuhkan ICE BSD City sebagai destinasi business tourism dan MICE bertaraf internasional.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo