JAKARTA – Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya atau OPEC+ resmi menambah pasokan minyak mentah dunia sebanyak 188.000 bph yang mulai berlaku per Juni 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui serangkaian pertemuan teknis yang memantau perkembangan permintaan energi di tingkat global.
"Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasar tetap terjaga di tengah fluktuasi ekonomi dunia yang dinamis," ujar Haitham Al Ghais, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2026).
Haitham Al Ghais menjelaskan bahwa penambahan volume produksi ini telah mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari negara-negara konsumen utama.
Alokasi tambahan pasokan akan didistribusikan secara proporsional kepada negara-negara anggota yang memiliki kapasitas produksi berlebih.
Para menteri energi dalam aliansi tersebut menyepakati bahwa penyesuaian pasar diperlukan agar tidak terjadi lonjakan harga yang ekstrem.
Pemantauan terhadap kepatuhan kuota produksi masing-masing negara akan diperketat oleh komite pengawas bersama dalam beberapa bulan mendatang.
Kebijakan ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang aliansi untuk menyeimbangkan kepentingan produsen dan konsumen minyak mentah di seluruh dunia.