Harga BBM Non Subsidi Naik, Beban Inflasi Nasional Ikut Terdongkrak
- Rabu, 06 Mei 2026
JAKARTA – Kenaikan harga BBM non subsidi diprediksi akan menjadi pemicu utama meningkatnya angka inflasi akibat naiknya biaya logistik dan harga barang di tingkat pasar.
Pergerakan harga energi di tingkat global memaksa adanya penyesuaian harga pada jenis bahan bakar khusus yang tidak mendapatkan bantuan pemerintah.
"Kami akan terus memantau perkembangan harga pangan di pasar menjelang Idulfitri," ujar Bahlil, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Selasa (20/4/2026).
Baca JugaOPEC+ Tambah Pasokan Minyak Mentah 188.000 Bph Mulai Juni 2026
Bahlil berpendapat, bahwa dinamika pasar energi internasional saat ini memang memberikan tekanan yang cukup berat pada struktur harga domestik terutama untuk sektor non-subsidi.
Kenaikan biaya operasional kendaraan angkut menjadi salah satu variabel yang paling cepat merespons kebijakan penyesuaian harga ini.
Pedagang di pasar tradisional mulai mengeluhkan kenaikan biaya tebus barang yang meningkat sejak awal pekan.
Meski demikian pemerintah berusaha menjaga agar pasokan kebutuhan pokok tetap melimpah guna meredam lonjakan harga yang terlalu tajam.
Lembaga statistik mencatat bahwa kelompok transportasi biasanya menyumbang andil yang cukup besar dalam pembentukan angka inflasi bulanan.
Kordinasi antar lembaga terus diperkuat untuk memastikan bahwa stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah fluktuasi harga komoditas global.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












