JAKARTA – Harga minyak dunia berangsur turun setelah adanya respon dari Amerika Serikat yang memberikan sinyal positif terkait upaya untuk mengakhiri perang.
Optimisme pasar global meningkat seiring adanya upaya diplomasi intensif guna meredam konflik yang selama ini mengancam jalur distribusi energi.
"Kami terus mendorong solusi diplomatik karena stabilitas di kawasan tersebut sangat krusial bagi kelangsungan rantai pasok energi global," ujar Antony Blinken, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Rabu (6/5/2026).
Antony Blinken berpendapat, bahwa langkah-langkah deeskalasi militer akan memberikan dampak langsung pada pengurangan premi risiko yang selama ini melambungkan harga komoditas.
Sentimen positif ini membuat para spekulan mulai melepaskan posisi beli mereka di pasar berjangka.
Pergerakan harga di bursa internasional menunjukkan tren koreksi yang cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Investor kini mengalihkan fokus pada indikator ekonomi makro lainnya sembari tetap mengawasi perkembangan di lapangan secara berkala.
Penurunan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi negara-negara pengimpor untuk menekan beban subsidi energi domestik.