BRIN Gandeng Agrinas Palma Nusantara Perkuat Riset dan Inovasi Industri Sawit Nasional

Senin, 16 Maret 2026 | 09:44:59 WIB
BRIN Gandeng Agrinas Palma Nusantara Perkuat Riset dan Inovasi Industri Sawit Nasional

JAKARTA - Upaya memperkuat daya saing industri kelapa sawit nasional terus dilakukan melalui kolaborasi antara lembaga riset dan sektor industri. 

Langkah ini dinilai penting agar pengembangan sektor sawit tidak hanya berfokus pada produksi bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Dalam konteks tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama strategis dengan PT Agrinas Palma Nusantara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kegiatan riset serta mendorong inovasi yang dapat mendukung pengembangan industri kelapa sawit secara berkelanjutan, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Kerja sama antara lembaga penelitian dan pelaku industri diharapkan dapat menciptakan ekosistem inovasi yang lebih kuat. Dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan sawit nasional diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang baru dalam pengembangan produk berbasis kelapa sawit.

Kolaborasi BRIN dan Agrinas Palma Nusantara

BRIN atau Badan Riset dan Inovasi Nasional menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara guna memperkuat riset dan inovasi untuk pengembangan industri sawit dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan.

Kepala BRIN Arif Satria dalam keterangannnya di Jakarta, menyampaikan langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi produk, hingga mendorong hilirisasi serta diversifikasi produk berbasis sawit.

"Masa depan industri sawit tidak hanya pada produksi minyak sawit mentah, tetapi pada hilirisasi dan pengembangan bioproduk bernilai tambah tinggi," kata Arif.

Kolaborasi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran riset dalam mendorong kemajuan industri kelapa sawit nasional yang semakin kompetitif di pasar global.

Peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Selanjutnya, Arif menjelaskan dukungan ilmmu pengetahuan dan teknologi menjadi peran utama agar industri sawit nasional dapat terus berkembang kompetitif dan berkelanjutan.

Menurut dia, hasil riset perlu didorong agar tidak hanya terhenti pada publikasi ilmiah saja, tetapi dapat diimplementasikan guna memberikan dampak yang nyata bagi industri pembangunan nasional.

"Di sinilah riset dan inovasi berperan untuk membuka peluang baru bagi industri sawit yang lebih kompetitif dan berkelanjutan," ucap Arif.

Menurutnya,penguatan sawit perlu dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir melalui peningkatan teknologi di sektor hulu ataupun pengembangan inovasi produk di sektor hilir.

"Penguatan industri sawit perlu dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Di hulu kita masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam pengembangan teknologi dan peningkatan produktivitas. Sementara di hilir, peluang pengembangan inovasi dan bioproduk dari sawit sangat besar," terang Arif.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan industri sawit tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan pendekatan yang menyeluruh agar seluruh rantai produksi dapat berkembang secara optimal.

Dorong Pembentukan Pusat Riset Bersama

Melalui kerja sama tersebut, BRIN dan PT Agrinas Palma Nusantara turut mendorong pembentukan pusat riset bersama serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas penelitian yang dimiliki kedua pihak untuk mempercepat lahirnya inovasi berbasis sains modern di industri kelapa sawit.

"Kami melihat banyak peluang inovasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung misi Agrinas Palma Nusantara dalam meningkatkan produktivitas serta memperkuat suplai sawit, baik untuk kebutuhan ekspor, energi, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutur Arif.

Pembentukan pusat riset bersama ini diharapkan mampu mempercepat proses pengembangan teknologi dan inovasi yang dapat diterapkan langsung dalam sektor industri. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi para peneliti untuk berkontribusi dalam menghasilkan solusi yang relevan bagi kebutuhan industri.

Sinergi untuk Meningkatkan Produktivitas Sawit

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Kusdi Sastro Kidjan menegaskan perlunya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara kedua pihak untuk mendorong produktivitas industri kelapa sawit nasional.

"Melalui lebih banyak diskusi dan sinergi, kami berharap Indonesia dapat menjadi produsen sawit terbesar dengan tingkat produktivitas yang tinggi," jelas Kusdi.

Sinergi antara lembaga riset dan pelaku industri diyakini dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kelapa sawit utama di dunia. Dengan dukungan inovasi dan teknologi yang terus berkembang, industri sawit nasional diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menghasilkan berbagai produk turunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit di Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan. Selain memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, industri sawit juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendorong pembangunan berbasis inovasi di berbagai sektor.

Terkini