Minggu, 10 Mei 2026

ADPMET Perjuangkan Kenaikan DBH Migas untuk Pembangunan Daerah

ADPMET Perjuangkan Kenaikan DBH Migas untuk Pembangunan Daerah
ADPMET Perjuangkan Kenaikan DBH Migas

JAMBI – Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) sedang mengupayakan peningkatan dana bagi hasil (DBH) untuk memastikan daerah memiliki pendanaan yang memadai bagi pembangunan infrastruktur dan kebutuhan publik.

"Target utama kami adalah peningkatan lifting minyak sehingga bisa berdampak naiknya DBH bagi daerah penghasil migas," ujar Ketua Umum ADPMET, sekaligus Gubernur Jambi Al Haris saat meresmikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jambi, Kamis (5/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Al Haris menekankan pentingnya keadilan fiskal bagi wilayah yang selama ini menjadi penyokong utama energi nasional. Ia menyebutkan bahwa diskusi mengenai DBH migas menjadi agenda utama dalam Rakernas ini, lantaran regulasi saat ini dinilai masih membatasi fleksibilitas daerah.

Baca Juga

Pertamina dan Halliburton Percepat Digitalisasi Hulu Migas Nasional

ADPMET menyadari bahwa sektor migas merupakan tumpuan utama pendapatan, namun sistem pembagiannya perlu ditinjau kembali agar lebih proporsional. Oleh sebab itu, Al Haris mendorong daerah penghasil untuk mulai bertransformasi menjadi titik pertumbuhan energi baru, salah satunya melalui optimalisasi lapangan minyak menganggur demi mendongkrak produksi nasional.

Selain itu, menurutnya, pembangunan kilang di mulut tambang sangat dibutuhkan agar daerah tidak hanya menjadi lokasi eksploitasi, tetapi juga pusat pengolahan.

Al Haris juga menyerukan kepada seluruh anggota ADPMET untuk tetap solid dalam menuntut hak daerah, termasuk pelibatan UMKM serta perbankan lokal dalam rantai pasok energi. Melalui forum Rakernas ini, ADPMET diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk diajukan kepada pemerintah pusat demi kedaulatan energi serta kesejahteraan daerah.

"Jambi siap meningkatkan lifting minyak dan mengembangkan energi terbarukan. Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, daerah penghasil akan menjadi motor penggerak ekonomi hijau di tengah dinamika geopolitik global," tuturnya.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

KTT BIMP-EAGA: Prabowo Tantang ASEAN Percepat Transisi Energi Bersih

KTT BIMP-EAGA: Prabowo Tantang ASEAN Percepat Transisi Energi Bersih

METI: Transisi Energi Adalah Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru Nasional

METI: Transisi Energi Adalah Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru Nasional

Rakernas ADPMET 2026: Al Haris Soroti Keadilan Fiskal Daerah Migas

Rakernas ADPMET 2026: Al Haris Soroti Keadilan Fiskal Daerah Migas

Pemerintah Kaji CNG Jadi Alternatif Pengganti LPG untuk Dapur

Pemerintah Kaji CNG Jadi Alternatif Pengganti LPG untuk Dapur

Pasar Baterai RI Diprediksi Tumbuh 23,7 Persen Hingga Tahun 2030

Pasar Baterai RI Diprediksi Tumbuh 23,7 Persen Hingga Tahun 2030