Resep Minuman Buka Puasa Sehat yang Bantu Turunkan Berat Badan Secara Alami dan Aman
- Rabu, 04 Maret 2026
JAKARTA - Menjalani puasa sering kali menjadi momentum untuk memperbaiki pola makan sekaligus menurunkan berat badan.
Namun, tak sedikit orang yang keliru mengandalkan satu jenis makanan atau minuman tertentu sebagai solusi instan. Padahal, penurunan berat badan tidak terjadi secara ajaib hanya karena mengonsumsi satu resep minuman saja.
Ahli diet klinis, Ridhima Khamesra, menegaskan bahwa tidak ada minuman yang secara langsung mampu memangkas berat badan dalam waktu cepat. “Tidak ada minuman yang cepet menurunkan berat badan, tetapi campuran mentimun, wortel, biji chia, lemon, jahe, dan bit dapat memberikan manfaat kesehatan,” jelas Ridhima melansir dari Hindustan Times, Selasa 3 Maret 2026.
Baca JugaCara Tepat Menyimpan Telur Agar Tetap Segar dan Tahan Lama, Lebih Baik di Kulkas atau Suhu Ruang?
Pernyataan ini menekankan bahwa fungsi utama minuman tersebut adalah mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, manfaatnya bisa terasa lebih optimal, termasuk dalam membantu pengelolaan berat badan.
Kombinasi Bahan dan Cara Membuatnya
Resep minuman ini memadukan mentimun, wortel, biji chia, lemon, jahe, dan bit. Semua bahan diiris dengan ukuran yang sama agar sari dan nutrisinya lebih mudah menyatu saat direndam.
Cara membuatnya cukup sederhana. Setelah semua bahan dipotong, masukkan ke dalam wadah berisi air, lalu simpan di dalam kulkas selama 2–3 jam. Setelah proses perendaman selesai, minuman ini boleh dikonsumsi saat berbuka puasa.
Menurut Ridhima, setiap bahan memiliki manfaat tersendiri. “Minuman ini dapat membantu pengelolaan berat badan karena mentimun dan lemon membantu hidrasi untuk metabolisme secara umum, jahe baik untuk pencernaan, dengan menunda pemecahan karbohidrat. Lalu biji chia juga membantu menstabilkan kadar gula darah, dan menghindari keinginan makan berlebih serta peningkatan gula darah,” tuturnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa minuman ini bukan solusi tunggal untuk menurunkan berat badan hingga empat sampai lima kilogram. Perlu upaya tambahan berupa pengurangan asupan kalori dan olahraga teratur.
“Diet seimbang, olahraga teratur, dan defisit kalori yang stabil diperlukan untuk penurunan berat badan jangka panjang,” jelasnya.
Manfaat Saat Dikonsumsi Ketika Buka Puasa
Menjelang waktu berbuka, tubuh biasanya terasa lemas akibat menahan lapar dan haus seharian. Mengonsumsi minuman segar berbahan alami dapat membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus memberi asupan nutrisi ringan sebelum makan besar.
Ridhima menyebutkan bahwa seluruh bahan dalam minuman ini kaya vitamin C dan antioksidan. “Semua bahan dari minuman ini kaya akan vitamin C dan antioksidan. Serta menghilangkan racun di tubuh dan membuat kulit bersinar. Minuman ini juga akan meningkatkan metabolisme yang membantu mempercepat proses penurunan berat badan,” ujarnya.
Selain mendukung metabolisme, minuman ini juga dinilai baik bagi penderita resistensi insulin. Bahkan, disebutkan pula bermanfaat untuk PCOS, diabetes, perlemakan hati, tekanan darah tinggi, dan kolesterol karena hampir tidak mengandung kalori.
Dengan kandungan rendah kalori tersebut, minuman ini bisa menjadi pilihan saat berbuka bagi yang ingin tetap menjaga asupan harian. Namun tetap perlu memperhatikan porsi makan utama agar tidak berlebihan setelahnya.
Manfaat Lain untuk Pencernaan dan Kesehatan Jantung
Kombinasi jahe dan lemon dikenal mampu meningkatkan enzim pencernaan serta membantu mengurangi rasa kembung. Kondisi perut yang lebih nyaman tentu mendukung proses metabolisme berjalan lebih baik.
Selain itu, antioksidan yang terdapat dalam bit, lemon, dan mentimun berperan dalam membantu menjaga kesehatan kulit. Kandungan nitrat yang tinggi pada bit juga disebut dapat menyehatkan jantung dan membantu mengatur tekanan darah.
Manfaat ini menjadikan minuman tersebut tidak hanya berfokus pada pengelolaan berat badan, tetapi juga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Namun, kembali lagi, hasil yang optimal tetap memerlukan konsistensi dalam menjalani gaya hidup sehat.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi
Meski berbahan alami, bukan berarti minuman ini bebas risiko bagi semua orang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjadikannya konsumsi rutin.
Pertama, minuman ini tidak boleh dijadikan pengganti makanan utama. Mengandalkan minuman saja dapat menyebabkan kekurangan protein dan lemak sehat yang penting bagi tubuh.
Kedua, lemon dan jahe dapat menyebabkan kembung atau refluks asam pada orang dengan kondisi medis tertentu. Jika memiliki riwayat gangguan lambung, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Ketiga, wortel dan bit mengandung gula alami. Penderita diabetes perlu memantau reaksi tubuh setelah mengonsumsi minuman ini. Selain itu, kadar oksalat yang tinggi pada bit dapat menyebabkan batu ginjal.
Keempat, penderita penyakit ginjal disarankan untuk membatasi konsumsi bit agar tidak memperberat kerja organ tersebut.
Ridhima kembali menekankan pentingnya pendekatan jangka panjang dalam menurunkan berat badan. “Menurunkan berat badan jangka Panjang bergantung pada praktik gaya hidup seperti mengonsumsi makanan seimbang, mengontrol porsi makan, olahraga secara teratur, dan pastikan minum yang cukup agar tidak dehidrasi,” ungkap Ridhima.
Pada akhirnya, resep minuman ini memang dapat membantu mendukung proses penurunan berat badan, terutama jika dikonsumsi saat berbuka puasa sebagai bagian dari pola hidup sehat. Namun, tetap diperlukan saran dokter atau ahli gizi, terlebih bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Jika muncul efek samping setelah mengonsumsi minuman tersebut, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.









