Kamis, 07 Mei 2026

Garuda Indonesia Alihkan Layanan ke Citilink di Bandara Tanjungpinang Mulai Februari 2026

Garuda Indonesia Alihkan Layanan ke Citilink di Bandara Tanjungpinang Mulai Februari 2026
Garuda Indonesia Alihkan Layanan ke Citilink di Bandara Tanjungpinang Mulai Februari 2026

JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk mengumumkan bahwa maskapai Citilink akan menggantikan operasional rute Jakarta-Tanjungpinang yang sebelumnya dilayani oleh Garuda Indonesia. Keputusan ini akan berlaku mulai 10 Februari 2026 mendatang, seiring dengan rencana penghentian operasional Garuda Indonesia di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Rencana Penghentian Garuda Indonesia di Bandara RHF Tanjungpinang

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, mengungkapkan bahwa pertemuan antara pihak pemerintah daerah dengan manajemen Garuda Indonesia pada Rabu (28/1/2026) menghasilkan kesepakatan penting. Garuda Indonesia akan menghentikan rute penerbangan Jakarta-Tanjungpinang, namun sebagai gantinya, maskapai Citilink akan mengoperasikan penerbangan tersebut setiap hari atau tujuh kali dalam seminggu.

Baca Juga

Tanam 1.500 Mangrove di Pulo Panjang, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Tegaskan Komitmen Nyata di Hari Bumi 2026

“Keputusan ini diambil setelah kami melakukan pembicaraan dengan pihak Garuda Indonesia. Meskipun penghentian operasional Garuda di Bandara RHF Tanjungpinang terjadi, kami berterima kasih bahwa maskapai Citilink siap menggantikan dan memastikan layanan penerbangan tetap berjalan,” kata Nyanyang.

Komitmen Pemerintah Daerah untuk Menjaga Kestabilan Jumlah Penumpang

Wakil Gubernur Nyanyang juga menyampaikan komitmen Pemprov Kepri dalam menjaga kestabilan jumlah penumpang, yang menjadi salah satu faktor penting agar layanan penerbangan di Tanjungpinang tetap lancar. Untuk itu, Pemprov Kepri berencana memastikan seluruh keberangkatan ASN (Aparatur Sipil Negara) Kepri yang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia hingga penghentian rute tersebut berlaku.

"Ini juga merupakan upaya kami untuk mendukung operasional Garuda Indonesia di Bandara RHF. Kami berharap, dengan komitmen ini, Garuda Indonesia dapat terus beroperasi di Tanjungpinang, setidaknya hingga April 2026, pasca perayaan Idul Fitri," tambah Nyanyang.

Penyebab Penghentian Operasional Garuda di Beberapa Bandara

Menurut Nyanyang, penghentian operasional Garuda Indonesia tidak hanya terjadi di Bandara RHF Tanjungpinang, tetapi juga di beberapa bandara lainnya di Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa ada delapan hingga sembilan bandara yang terdampak oleh kebijakan harmonisasi dan optimalisasi armada Garuda Indonesia. Kebijakan ini diambil oleh perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional di tengah tantangan industri penerbangan.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, menyatakan bahwa penghentian operasional Garuda Indonesia di sejumlah bandara merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk melakukan harmonisasi dan optimalisasi armada. "Kami tetap berkomitmen untuk memantau dan mengevaluasi kondisi pasar setelah proses harmonisasi ini, dan ada kemungkinan Garuda Indonesia kembali melayani rute di Bandara RHF Tanjungpinang," ujarnya.

Potensi Peningkatan Jumlah Penumpang Menjelang Perayaan Keagamaan

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang, meyakini bahwa jumlah penumpang dari Jakarta menuju Tanjungpinang akan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan mendatang. Peningkatan ini diperkirakan seiring dengan beberapa perayaan keagamaan, seperti Imlek, Cap Go Meh, serta Hari Raya Idul Fitri.

“Peningkatan jumlah penumpang tentu akan mendorong potensi untuk memperpanjang operasional penerbangan, setidaknya hingga April 2026. Kami yakin dengan dukungan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat, penerbangan dari Jakarta ke Tanjungpinang bisa terus berjalan dengan baik,” ujar Nyanyang.

Citilink Menggantikan Garuda Indonesia: Kesiapan dan Layanan

Sebelum keputusan ini, baik Garuda Indonesia maupun Citilink telah melayani rute penerbangan Jakarta-Tanjungpinang. Citilink sendiri sudah beroperasi empat kali dalam seminggu, sedangkan Garuda Indonesia melayani tiga kali penerbangan dalam seminggu. Dengan adanya perubahan ini, Citilink akan menggantikan Garuda Indonesia dalam melayani rute tersebut setiap hari.

Keputusan Garuda Indonesia untuk mengalihkan layanan ini kepada Citilink juga sejalan dengan strategi perusahaan yang ingin lebih memfokuskan armadanya di rute-rute yang lebih besar dan lebih menguntungkan. Dengan adanya penerbangan harian, masyarakat Tanjungpinang tetap dapat mengakses layanan penerbangan menuju Jakarta tanpa adanya gangguan berarti.

Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan Penerbangan di Kepri

Meski ada perubahan signifikan dalam operasional penerbangan, pemerintah daerah berharap masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya dapat terus mendapatkan akses penerbangan yang memadai. Bandara RHF Tanjungpinang, yang terletak di Pulau Bintan, merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi dan pariwisata yang penting di Provinsi Kepri. Pemerintah setempat optimis bahwa pergerakan penumpang akan terus tumbuh, mengingat potensi sektor pariwisata dan investasi yang ada di Pulau Bintan.

"Kami berharap adanya peningkatan frekuensi penerbangan dan kehadiran maskapai Citilink dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kepri, khususnya di Pulau Bintan," pungkas Nyanyang.

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

Penguatan Tata Kelola Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan yang Terukur, Langkah Nyata ADHI dalam Memperkuat ESG

Penguatan Tata Kelola Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan yang Terukur, Langkah Nyata ADHI dalam Memperkuat ESG

Transformasi BUMN Karya: ADHI Tata Kualitas Aset Sepanjang 2025

Transformasi BUMN Karya: ADHI Tata Kualitas Aset Sepanjang 2025

Adhi Karya Percepat Pencairan Piutang LRT dan Tol Aceh-Sigli

Adhi Karya Percepat Pencairan Piutang LRT dan Tol Aceh-Sigli