Kamis, 07 Mei 2026

PLN Dorong Desa Siaga Bencana Perkuat Kapasitas Masyarakat Maluku

PLN Dorong Desa Siaga Bencana Perkuat Kapasitas Masyarakat Maluku
PLN Dorong Desa Siaga Bencana Perkuat Kapasitas Masyarakat Maluku

JAKARTA - PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana. Salah satu bentuk nyata dari upaya ini adalah kegiatan Pengenalan Program serta Edukasi Karakteristik Bencana di Sekitar, yang berlangsung di Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah, pada Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Desa Siaga Bencana, inisiatif PLN melalui program sosial PLN Peduli, yang dirancang untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat di desa terhadap potensi bencana. Program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 dan 13, terkait pembangunan kota dan permukiman berkelanjutan serta penanganan perubahan iklim.

PLN Tidak Hanya Penyedia Listrik, Tapi Mitra Mitigasi Bencana

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi risiko bencana, terutama di wilayah yang rentan seperti Maluku.

Baca Juga

Tanam 1.500 Mangrove di Pulo Panjang, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Tegaskan Komitmen Nyata di Hari Bumi 2026

“PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga hadir untuk mendukung upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Melalui Program Desa Siaga Bencana, kami ingin membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat agar lebih siap, tanggap, dan aman saat menghadapi bencana,” ujar Soeratmoko.

Selain mitigasi bencana, edukasi keselamatan ketenagalistrikan juga menjadi fokus utama. Soeratmoko menekankan bahwa pemahaman masyarakat mengenai bahaya listrik dan keselamatan saat bencana sangat penting untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan keberlanjutan layanan listrik di daerah rawan bencana.

Menjadi Desa Percontohan Ketahanan Bencana

Soeratmoko berharap Negeri Waai dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun ketahanan bencana. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya memahami risiko yang ada di sekitar mereka, tetapi juga dilatih untuk menjadi kader-kader bencana yang tanggap, sigap, dan mandiri dalam menghadapi situasi darurat.

“Ke depan, masyarakat yang terlibat diharapkan dapat menjadi kader-kader bencana yang siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” Soeratmoko.

Kehadiran PLN juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi dalam mendukung pelaksanaan program. Kolaborasi ini memastikan kegiatan edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Dukungan Pemerintah dan Stakeholder Lokal

Program Desa Siaga Bencana mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Maluku. Upaya ini dinilai sejalan dengan strategi pemerintah untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat desa, khususnya di wilayah rawan bencana, melalui edukasi, peningkatan kapasitas, dan kesiapsiagaan berbasis komunitas.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Maluku, Kasrul Selang, ST., MT., menyatakan, “Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi komitmen PLN yang tidak hanya fokus pada penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga aktif mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.”

Ia menambahkan bahwa sinergi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menghadapi bencana.

Membangun Kesadaran dan Kemandirian Masyarakat

Program Desa Siaga Bencana dianggap sangat penting untuk membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat Negeri Waai dalam menghadapi potensi bencana. Keterlibatan aktif warga diharapkan menciptakan generasi kader bencana yang mampu mengurangi risiko dan merespons secara cepat saat terjadi bencana.

“Program Desa Siaga Bencana ini sangat penting untuk membangun kesadaran serta kemandirian masyarakat Negeri Waai dalam menghadapi risiko bencana. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah lainnya,” pungkas Kasrul Selang.

Dengan adanya program ini, PLN tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga menanamkan budaya kesiapsiagaan di tengah masyarakat. Negeri Waai kini menjadi model percontohan desa siaga bencana yang diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain di Maluku dan Maluku Utara.

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

Penguatan Tata Kelola Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan yang Terukur, Langkah Nyata ADHI dalam Memperkuat ESG

Penguatan Tata Kelola Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan yang Terukur, Langkah Nyata ADHI dalam Memperkuat ESG

Transformasi BUMN Karya: ADHI Tata Kualitas Aset Sepanjang 2025

Transformasi BUMN Karya: ADHI Tata Kualitas Aset Sepanjang 2025

Adhi Karya Percepat Pencairan Piutang LRT dan Tol Aceh-Sigli

Adhi Karya Percepat Pencairan Piutang LRT dan Tol Aceh-Sigli