Kamis, 07 Mei 2026

UFC Fight Night di Indonesia Ditunda, Target Tuan Rumah 2026

UFC Fight Night di Indonesia Ditunda, Target Tuan Rumah 2026
UFC Fight Night di Indonesia Ditunda, Target Tuan Rumah 2026

JAKARTA - Rencana penyelenggaraan ajang Ultimate Fighting Championship (UFC) Fight Night di Indonesia mengalami penundaan. Lembaga Pengelolaan Dana Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan bahwa ajang ini besar kemungkinan baru akan dilaksanakan pada 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

"Jadi khusus UFC Fight Night itu besar kemungkinan baru akan kita laksanakan di tahun 2026," ujar Direktur LPDUK atau Indonesia Sport Promotor (Inaspro), Ferry Yuniarto Kono, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat. Pernyataan ini merespons pertanyaan terkait persiapan UFC Fight Night yang sebelumnya dijadwalkan pada 2025.

Kebijakan Efisiensi Presiden Prabowo Subianto

Baca Juga

Tips Kesehatan Mental Pekerja Remote Agar Tetap Waras

Ferry Kono menekankan bahwa kebijakan efisiensi anggaran berlaku untuk semua kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Kami mengikuti arahan Presiden untuk lebih fokus dulu terhadap penanganan gizi buat anak-anak dan lain-lain,” ujar Ferry.

Akibat kebijakan tersebut, Inaspro kini lebih selektif dalam menentukan agenda olahraga yang akan didanai. Beberapa acara yang belum menjadi prioritas pun ditunda, termasuk UFC Fight Night. Penundaan ini menandai perlunya pemerintah menyesuaikan skala kegiatan dengan efisiensi anggaran, sambil tetap menjaga kualitas penyelenggaraan.

Persiapan Sebelumnya dan Komitmen UFC

Meski dijadwalkan mundur, persiapan awal untuk menggelar UFC Fight Night di Indonesia sebenarnya sudah dilakukan. Ferry Kono menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu dengan perwakilan UFC dalam sebuah pertemuan di Macau. Hasil pertemuan itu menghasilkan komitmen dari pihak UFC untuk tetap menyelenggarakan acara di Indonesia di masa mendatang.

“Kami berjuang memenuhi standar agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah ajang olahraga seni bela diri campuran terbesar di dunia itu,” jelas Ferry. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun jadwal mundur, upaya untuk menghadirkan UFC Fight Night tetap berjalan secara serius.

Standar Tinggi dan Persiapan Teknis

Salah satu tantangan utama dalam mempersiapkan UFC Fight Night adalah memenuhi standar tinggi yang ditetapkan pihak UFC. Tidak hanya dari sisi broadcasting, tetapi juga dari fasilitas arena. Indonesia Arena di Jakarta dipilih karena kapasitasnya yang mampu menampung sekitar 15.000 penonton, sesuai ekspektasi UFC.

Ferry menambahkan bahwa seluruh persiapan teknis terus dipantau agar sesuai dengan standar internasional. Ini termasuk pengaturan arena, sistem siaran langsung, hingga keamanan penonton. Dengan persiapan matang, Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah acara MMA terbesar di dunia dengan kualitas setara negara-negara lain yang telah lebih dulu menyelenggarakan UFC Fight Night.

Fokus Prioritas Olahraga Nasional

Penundaan UFC Fight Night juga mencerminkan prioritas pemerintah dalam mendukung olahraga nasional yang lebih berdampak langsung pada masyarakat, termasuk program gizi anak-anak dan kegiatan olahraga yang lebih strategis. Dengan demikian, keputusan untuk menunda UFC Fight Night bukan berarti rencana batal, melainkan menyesuaikan dengan skala prioritas dan efisiensi dana.

“Kami lebih selektif dalam menyelenggarakan ajang olahraga. Beberapa kegiatan yang belum menjadi prioritas, termasuk UFC Fight Night, ditunda,” kata Ferry. Pernyataan ini menegaskan bahwa fokus pemerintah adalah memastikan anggaran digunakan seefektif mungkin untuk program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan penundaan ini, UFC Fight Night di Indonesia kini menargetkan penyelenggaraan pada tahun 2026. Meski demikian, komitmen pihak penyelenggara dan UFC tetap kuat untuk mewujudkan acara berkelas dunia, memberikan pengalaman MMA internasional bagi penggemar di Tanah Air.

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cara Belajar Coding Tanpa Kuliah: Panduan Sukses Karir IT 2026

Cara Belajar Coding Tanpa Kuliah: Panduan Sukses Karir IT 2026

Panduan Menulis Artikel Berita SEO Agar Tembus Google News

Panduan Menulis Artikel Berita SEO Agar Tembus Google News

Strategi Branding Produk Lokal Baru Agar Mampu Bersaing di Pasar

Strategi Branding Produk Lokal Baru Agar Mampu Bersaing di Pasar

Manfaat Kerja Remote Bagi Perusahaan dan Efisiensi Bisnis

Manfaat Kerja Remote Bagi Perusahaan dan Efisiensi Bisnis

Cara Mengurus Izin Usaha UMKM Terbaru Agar Bisnis Legal dan Aman

Cara Mengurus Izin Usaha UMKM Terbaru Agar Bisnis Legal dan Aman