Selasa, 20 Januari 2026

IHSG Cetak Rekor Baru, Rekomendasi Saham Pilihan Selasa 20 Januari 2026

IHSG Cetak Rekor Baru, Rekomendasi Saham Pilihan Selasa 20 Januari 2026
IHSG Cetak Rekor Baru, Rekomendasi Saham Pilihan Selasa 20 Januari 2026

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia kembali mencuri perhatian pelaku pasar. 

Setelah beberapa waktu bergerak dalam tren penguatan bertahap, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada awal pekan ini. Momentum tersebut menjadi sorotan utama investor menjelang perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, di tengah sinyal berkurangnya dorongan volume beli.

Pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026, IHSG berhasil menembus level all time high (ATH) di posisi 9.133. Capaian ini menegaskan sentimen positif pasar, meskipun kekuatan transaksi mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks ke depan diperkirakan tidak lagi agresif, melainkan cenderung terbatas dan fluktuatif.

Baca Juga

Koperasi Syariah Adalah Pengertian, Kriteria, Fungsi & Kegiatan Usaha

Tim Analis MNC Sekuritas menilai, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase lanjutan penguatan. Namun, investor tetap disarankan mencermati level-level krusial agar dapat mengantisipasi perubahan arah pasar dalam jangka pendek.

IHSG Masih Berpeluang Menguat Meski Volume Mulai Menipis

Secara teknikal, MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii]. Artinya, indeks masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, selama tidak turun menembus area support yang telah ditentukan.

“IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas area support,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Adapun area penguatan terdekat IHSG diperkirakan berada di kisaran 9.123 hingga 9.151. Namun, dengan volume beli yang mulai menurun, pergerakan indeks berpotensi lebih selektif dan tidak sekuat fase reli sebelumnya.

Untuk perdagangan hari ini, Selasa, 20 Januari 2026, level support IHSG diperkirakan berada di area 9.008 dan 8.956. Sementara itu, level resistance terdekat berada di kisaran 9.152 hingga 9.192. Rentang ini menjadi acuan penting bagi investor dalam menentukan strategi masuk maupun keluar pasar.

Strategi Investor di Tengah Pergerakan Indeks yang Selektif

Dengan kondisi pasar yang mulai kehilangan momentum beli, pendekatan selektif dinilai menjadi kunci. Investor disarankan tidak terburu-buru melakukan pembelian pada harga tinggi, melainkan menunggu koreksi sehat di saham-saham pilihan.

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness dan speculative buy untuk sejumlah saham yang dinilai masih memiliki potensi teknikal menarik. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan peluang di tengah volatilitas jangka pendek.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Selasa 20 Januari 2026

Beberapa saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk dicermati hari ini antara lain:

GZCO – Buy on Weakness
Saham GZCO menguat 6,25% ke level 272 dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi GZCO saat ini berada pada bagian dari wave (B).
Buy on Weakness: 264–268
Target Price: 280, 296
Stoploss: di bawah 262

INET – Speculative Buy
INET melonjak 10,58% ke level 575 disertai peningkatan volume beli. Saat ini, saham tersebut diperkirakan berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B].
Spec Buy: 545–565
Target Price: 620, 660
Stoploss: di bawah 540

JPFA – Buy on Weakness
JPFA naik 2,96% ke 2.780, namun pergerakannya disertai tekanan jual. MNC Sekuritas menilai saham ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5.
Buy on Weakness: 2.670–2.720
Target Price: 2.840, 3.030
Stoploss: di bawah 2.570

SMRA – Buy on Weakness
SMRA terkoreksi 1,95% ke level 402 dan masih didominasi tekanan jual meski mulai mengecil. Posisi saham diperkirakan berada pada bagian dari wave ii dari wave (iii).
Buy on Weakness: 390–402
Target Price: 416, 442
Stoploss: di bawah 380

IHSG Menguat Saat Rupiah Tertekan

Menariknya, penguatan IHSG terjadi di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026, rupiah tercatat melemah ke posisi Rp16.955 per dolar AS, sementara IHSG justru mencetak ATH baru di level 9.133,87.

Head of Research RHB Sekuritas, Andrey Wijaya, menilai kondisi ini tidak serta-merta mencerminkan keluarnya dana asing atau menurunnya kepercayaan investor terhadap ekonomi domestik.

“Arus ke pasar saham dan pergerakan nilai tukar digerakkan oleh faktor yang berbeda,” ujar Andrey.

Menurutnya, aliran dana ke pasar saham lebih mencerminkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi, prospek kinerja emiten, serta daya tarik valuasi saham. Sementara itu, pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS secara global, perbedaan tingkat suku bunga, dan dinamika sentimen risiko global.

Prospek Pasar Saham Tetap Konstruktif

Dengan kondisi tersebut, investor asing dinilai masih dapat bersikap konstruktif terhadap pasar saham Indonesia, meski dengan pendekatan yang lebih terkelola. Strategi lindung nilai atau hedging terhadap risiko nilai tukar menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas portofolio.

Andrey menambahkan, divergensi antara penguatan IHSG dan pelemahan rupiah mencerminkan sikap investor asing yang kini lebih selektif dan berhati-hati, bukan sepenuhnya bersifat jangka panjang tanpa perlindungan risiko.

“Kepercayaan terhadap fundamental Indonesia dalam jangka menengah masih terjaga, tetapi likuiditas global dan tingginya permintaan dolar AS membatasi ruang penguatan rupiah dalam jangka pendek,” kata Andrey.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, investor disarankan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko, sembari mencermati peluang pada saham-saham yang memiliki prospek teknikal dan fundamental yang solid.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Lengkap Menjadi Nasabah BCA Prioritas dan Solitaire 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Saldo Minimum

Panduan Lengkap Menjadi Nasabah BCA Prioritas dan Solitaire 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Saldo Minimum

OJK Terbitkan Aturan Gugatan Konsumen, Perkuat Perlindungan di Sektor Keuangan

OJK Terbitkan Aturan Gugatan Konsumen, Perkuat Perlindungan di Sektor Keuangan

Pemerintah Borong Kepercayaan Investor Lewat Global Bond 2, 7 Miliar Dolar 2026

Pemerintah Borong Kepercayaan Investor Lewat Global Bond 2, 7 Miliar Dolar 2026

Saham BBYB Menguat, Aksi Borong Gozco Capital Nyaris Rp100 Miliar

Saham BBYB Menguat, Aksi Borong Gozco Capital Nyaris Rp100 Miliar

Kompak Menguat, Harga Emas UBS, Galeri24, dan Antam Naik Selasa 20 Januari 2026

Kompak Menguat, Harga Emas UBS, Galeri24, dan Antam Naik Selasa 20 Januari 2026