JAKARTA - Menjaga kadar gula darah bagi penderita diabetes bukan hanya soal mengurangi gula pasir.
Banyak makanan yang terlihat sehat justru bisa memicu lonjakan gula darah tanpa disadari. Berikut 9 makanan yang sebaiknya diwaspadai beserta alternatif yang lebih aman.
Daftar Makanan Berisiko dan Alternatif Sehat
Baca JugaCara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah dan Simpel!
-Roti Putih dan Olahan Tepung Terigu
Risiko: Karbohidrat cepat dicerna sehingga gula darah meningkat drastis.
Alternatif: Roti gandum utuh atau multigrain untuk kestabilan gula dan kenyang lebih lama.
-Yogurt Berperisa
Risiko: Mengandung gula tambahan lebih banyak daripada makanan penutup.
Alternatif: Yogurt tawar (plain Greek yogurt) dengan buah segar atau kayu manis.
-Jus Buah dan Smoothie Manis
Risiko: Tinggi gula karena hilangnya serat alami, smoothie dengan susu kental manis berlebihan menaikkan gula darah.
Alternatif: Konsumsi buah utuh agar serat tetap terjaga.
-Sereal Sarapan Instan
Risiko: Banyak mengandung gula dan biji-bijian olahan, termasuk cornflakes dan granola manis.
Alternatif: Oatmeal polos, bubur gandum, poha, atau upma yang lebih berserat.
-Makanan Gorengan dan Camilan Cepat Saji
Risiko: Kaya karbohidrat, minyak jenuh, dan garam, memicu lonjakan gula darah.
Alternatif: Camilan panggang, air fryer, atau kacang panggang tanpa tambahan garam.
-Makanan dan Biskuit ‘Sugar-Free’
Risiko: Mengandung pemanis buatan seperti maltitol atau sorbitol yang tetap memengaruhi gula darah.
Alternatif: Pemanis alami seperti kurma, kacang, atau kudapan rendah indeks glikemik buatan sendiri.
-Produk Susu Full Fat
Risiko: Lemak jenuh tinggi memperburuk resistensi insulin.
Alternatif: Susu rendah lemak, paneer ringan, batasi masakan berbasis krim hanya sesekali.
-Nasi Putih
Risiko: Indeks glikemik tinggi, cepat menaikkan gula darah.
Alternatif: Beras merah, quinoa, atau millet seperti bajra dan jowar yang lebih ramah diabetes.
-Kue dan Makanan Panggang Manis
Risiko: Mengandung gula, tepung putih, dan lemak trans yang memperparah lonjakan gula darah.
Alternatif: Cokelat hitam, kue dari tepung almond, atau camilan berbasis buah segar.
Tips Mengelola Diabetes dengan Bijak
Mengelola diabetes tidak berarti harus menghindari semua makanan lezat. Kuncinya:
Memahami bahan makanan dan membaca label gizi.
Mengontrol porsi konsumsi.
Memilih makanan kaya serat dan protein.
Dengan strategi ini, penderita diabetes tetap bisa menikmati makanan tanpa khawatir lonjakan gula darah, sambil menjaga kesehatan jangka panjang. Makanan sehat tidak selalu terlihat “sehat” dari kemasannya, jadi selalu teliti sebelum memilih.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kakorlantas Polri Waspadai Maraknya Travel Dadakan Jelang Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 20 Januari 2026
Kemensos Perkuat Respons Darurat Banjir Pati, Ribuan Warga Terdampak
- Selasa, 20 Januari 2026
Kunjungan Prabowo ke London Tandai Peluncuran Kemitraan Strategis Indonesia Inggris
- Selasa, 20 Januari 2026
Vinfast Tetap Agresif Dongkrak Penjualan Mobil Listrik Tanpa Insentif 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
KEEN Raih Kontrak PLTS Tobelo Rp423 Miliar, Perkuat Energi Terbarukan
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Lagi Tren! 7 Rekomendasi Tempat Ngopi Kopi Buah Segar dan Kekinian di Bandung
- Selasa, 20 Januari 2026
8 Rekomendasi Tempat Makan Ayam Geprek Paling Enak Jakarta, Wajib Dicoba 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
Wajib di Coba! 5 Kedai Susu Segar Legendaris di Malang, Favorit Wisatawan Sejak Dulu
- Selasa, 20 Januari 2026
5 Rekomendasi Tempat Makan Siang Enak di Surabaya Favorit Pekerja Kantoran
- Selasa, 20 Januari 2026
Cari Tempat Santai? Ini Lima Coffee Shop Cozy di Solo untuk Rehat Nyaman Setelah Jam Kantor
- Selasa, 20 Januari 2026












